6 Teori Klasik Untuk Dekorasi Rumah yang Sebaiknya Kamu Abaikan

Para ahli desain rumah memberikan beberapa saran dalam mendekorasi rumah dengan beberapa aturan dasar. Misalnya, langit-langit harus berwarna putih, letakkan furnitur di dekat tembok, dan lain-lain. Namun jika kamu perhatikan tata ruang yang indah, kebanyakan biasanya justru tidak sesuai dengan teori-teori semacam itu. Artinya, sebaiknya teori dalam mendekorasi rumah seperti itu sebaiknya kamu abaikan saja.

Setidaknya ada 6 teori dasar dalam mendekorasi rumah. Inilah teori tata ruang yang tidak masalah jika tidak kamu terapkan. Satu hal yang perlu kamu ingat, rumah sudah seharusnya menjadi cerminan dari kepribadian dan pikiranmu sendiri bukan apa yang dipikirkan orang lain.

 

Jangan menerapkan corak yang berbeda-beda dalam satu ruang

corak berbeda-beda
francotechnogap.com

Layaknya baju yang kamu kenakan, menggunakan corak yang berbeda-beda pada sebuah ruangan itu sah-sah saja asalkan kamu pandai mencocokkannya. Mix and match adalah langkah yang benar untuk kamu yang suka memberi sentuhan bohemian pada rumahmu. Bukan hanya cat, hal ini juga berlaku untuk sticker dinding. Entah itu corak untuk mewarnai dinding maupun corak furnitur, jangan takut untuk bereksplorasi.

Letakkan furnitur kecil di ruang yang sempit

ruang sempit
homestratosphere.com

Logikanya, ruang yang kecil akan tampak besar jika furnitur yang diletakkan di sana juga kecil. Tetapi, kenyataannya tidak selalu demikian. Jangan takut untuk meletakkan barang-barang ukuran besar di ruangan yang sempit termasuk sofa besar yang mungkin menghabiskan tempat, atau lukisan besar yang hampir sepanjang dinding.

Ruang tamu harus memiliki sofa

ruang tamu yang memiliki kursi dan meja unik
decoist.com

Teori klasik ini hanya akan membuat rumah di manapun berada tampak sama. Masih ada banyak jenis kursi selain sofa yang dapat diletakkan di ruang tamu. Baik kursi kayu maupun kursi kreasimu sendiri.

Lukisan dipajang di dinding

lukisan langit-langit
homefurniture-ideas.com

Bukan hanya lukisan, tetapi juga karya seni lain yang biasanya ditempel di dinding adalah teori klasik. Ada banyak tempat selain dinding untuk memajang benda-benda karya seni di dalam rumah. Misalnya di dalam rak kaca atau bahkan diletakkan di langit-langit. Pilihan tiada batas.

Berantakan itu buruk

Tata letak berantakan
messersmith.name

Kita sering beranggapan bahwa barang-barang yang ditata tidak beraturan sebagai sesuatu yang berantakan. Ternyata, berantakan tidak selalu buruk. Mungkin memang ada banyak benda yang layak untuk kamu tampilkan, dan meskipun akan memenuhi ruangan, hal itu bukan berarti dekorasi rumahmu buruk.

Setiap ruang membutuhkan pencahayaan dari arah atas

lampu meja dan lampu lantai
hgtv.com

Teori ini tidak sepenuhnya benar. Terkadang, pencahayaan yang baik itu merupakan kombinasi dari lampu lantai atau lampu meja. Bukan dari satu buah lampu yang terang dan dipasang di atas.

Tinggalkan komentar