8 Alasan Kenapa Seseorang Selingkuh
Perselingkuhan sulit diketahui dengan pasti penyebabnya. Pelaku perselingkuhan sering mengelak dikatakan selingkuh ketika ketahuan, dia baru mengakui ketika posisinya sudah terdesak dan sulit mengelak lagi. Orang berselingkuh karena berbagai alasan, diantaranya adalah;
Bosan, butuh refreshing
Pasangan selalu melakukan rutinitas yang sama, dia sudah bisa menebak pasangannya akan bertindak apa. Dia butuh suasana baru yang tidak didapatkan dari pasangan, karena itulah dia selingkuh.
Balas dendam dengan pasangan
Mengetahui pasangannya melakukan perselingkuhan, dia lalu membalas dengan berselingkuh juga. Dia bisa, kenapa aku tidak?
Menentang adat di masyarakat
Adat di masyarakat mengatakan cukup dengan satu istri. Terpaksa dia berselingkuh karena adat dan peraturan tidak mendukung keinginannya.
Mencari kepuasaan emosional
Ketika suami-istri sibuk dengan urusan masing-masing, kurangnya waktu untuk bertemu membuat kurang eratnya ikatan emosional. Pasangan sendiri seperti orang asing dan mulai terjadi pertengkaran. Ibarat sebuah tim sepakbola, untuk membuat tim yang solid, harus sering bertemu dan berlatih setiap hari sehingga terjalin ikatan emosional.
Bersahabat dengan lawan jenis
Setelah menikah masih sering kontak dengan mantan, atau bersahabat dengan lawan jenis sampai saling curhat masalah rumah tangga? Itu namanya bisa jadi juga selingkuh!
Suami- istri kompak selingkuh
Kejadian ini benar-benar ada, suami berselingkuh dengan sepengetahuan istri. Istri juga berselingkuh dengan pria lain. Mereka membicarakan pasangan selingkuh masing-masing ketika bertemu. Kelainan jiwa.
Menjadi bukti dia masih menawan
Selingkuh menjadi ajang pembuktian bahwa dia masih menawan dan disukai lawan jenis, meskipun sudah menikah. Bisa saja ini merupakan ancaman dan tanda-tanda dia ingin bercerai.
Cari sensasi
Ada juga orang yang cari sensasi agar jadi terkenal dengan selingkuh. Bahkan menjadi sebuah kebanggaan bila selingkuh dengan orang yang sudah berpasangan. Orang-orang di sekelilingnya akan kagum dengan prestasinya bila bisa berselingkuh dengan A, B, atau C.
Perselingkuhan dapat dilaporkan kepada kepolisian, yang akan dijerat dengan pasal 284 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman penjara maksimal 9 bulan. Selingkuh tak hanya melanggar agama, tapi juga melanggar hukum. Jangan pernah selingkuh!