Awet Muda

Menjadi tua adalah proses alami yang tidak bisa ditolak oleh siapapun. Ketakutan menjadi tua seperti datangnya berbagai macam penyakit, tidak bisa bergerak lagi secara aktif, dan perubahan fisik, kadang muncul di dalam benak. Perubahan fisik menjadi hal yang biasanya paling ditakuti seseorang ketika beranjak dari masa muda.

1. Diet Rendah Kalori

Diet kalori bermanfaat untuk mengaktifkan gen tubuh Anda yang berhubungan dengan cara kerja otak dalam melawan penuaan serta memperpanjang usia. Diet rendah kalori bukan bukan berarti Anda mengurangi jumlah makanan. Tetapi, selektif dalam memilih makanan. Buah dan sayur merupakan jenis makanan yang rendah kalori sehingga bisa Anda konsumsi sebanyak mungkin. Selain terhindar dari penuaan dini, Anda juga bisa terhindar dari penyakit kronis seperti penyakit jantung, stroke, tekanan darah tinggi, dan kanker.

2. Bersihkan Wajah

Lakukan terutama sebelu tidur. Kulit wajah yang bersih mampu menyerap nutrisi secara maksimal. Caranya, basuh wajah dengan air hangat, lalu gunakan sabun pencuci muka yang sesuai dengan jenis kulit. Jika Anda menggunakan make up, gunakan sikat wajah karena bulu halusnya dapat membersihkan sisa-sisa make up dan kotoran dengan lebih baik. Pijatan halus dari bulu sikatnya membantu melancarkan peredaran darah pada wajah. Kemudian, bilas wajah dan keringkan dengan handuk bersih. Ganti handuk Anda secara berkala karena handuk yang terlalu lama digunakan rentan meninggalkan jamur dan bakteri. Selanjutnya, oleskan penyegar untuk memberi perawatan yang maksimal, lalu lanjutkan dengan perawatan harian seperti serum dan pelembap.

3. Mulai Sejak Dini

Mulailah perawatan anti aging dari usia 20-an. Lengkapi ritual harian dengan perawatan serum, krim malam, dan krim mata. Pilih produk anti aging yang ditujukan bagi usia 20-an. Selain itu,

4. Rutin Olahraga

Luangkan waktu untuk berolahraga minimal 3 kali dalam seminggu. Lakukan olahraga selama 30-60 menit. Selain baik bagi tubuh dan jantung, olahraga juga merangsang sistem hiposis hipotalamus di otak yang mengeluarkan hormon anti aging yang kuat. Jika tidak sempat, lakukan saja gerakan-gerakan ringan. Misalnya, awali dengan bangun dari tempat tidur dan berjalan mengelilingi rumah selama 15 menit. Lalu tingkatkan aktivitas dengan jogging ringan, atau tambahkan senam lantai yang ringan dan ringkas.

5. Masker Alami

Rawatlah kulit wajah dengan masker alami buatan sendiri. Caranya, campur putih telur dengan air jeruk lemon, aduk hingga berbuih. Oleskan masker ke wajah yang sudah dibersihkan. Terapkan masker ini seminggu sekali pada wajah Anda. Putih telur bermanfaat untuk mengencangkan kulit dan mengecilkan pori-pori. Kandungan proteinnya berkhasiat untuk melembapkan kulit serta mempercepat proses regenerasi. Lemon yang mengandung vitamin C berguna sebagai antioksidan untuk melawan penuaan.

6. Istirahat yang Berkualitas

Tidur yang berkualitas akan memperbaiki sel. Sebaiknya, Anda tidak terlelap dalam keadaan stres. Bersihkan area istirahat Anda dari benda-benda yang mengganggu kenyamanan, seperti laptop dan buku. jadikan tempat tidur Anda sebagai zona istirahat dengan tidak membiasakan melakukan aktivitas lain di tempat tidur selain beristirahat. Matikan semua lampu dan sumber cahaya sebelum tidur. Istirahat dalam keadaan gelap membuat tubuh menghasilkan hormon melatonin yang baik bagi pertahanan tubuh dan menjaga sel tubuh dari kerusakan.

6. Gunakan Krim Pelembab Malam

Saat tidur, kulit akan mengering karena kekurangan cairan. Oleh karena itu ggunakan krim pelembab untuk melembabkan permukaan kulit saat tidur.

7. Gunakan Masker

Sebaiknya, gunakan masker alami. Selain lebih aman, juga lebih hemat dan tidak menimbulkan efek samping.

8. Makanan Sehat

Ada banyak kebaikan dalam makanan sehat, termasuk untuk menjaga agar awet muda. Berikut daftarnya:

  • Wortel. Mengandung betakaroten yang dapat melindungi kulit dari sinar matahari.
  • Paprika merah. Mengandung betakaroten dan vitamin C untuk pembentukan kolagen yang secara alami mengencangkan kulit.
  • Stroberi. Mengandung vitamin C dan asam elagik
    yang dapat mengurangi kerusakan pada DNA (Deoxyribonucleic acid) pemicu timbulnya kerutan.
  • Anggur. Mengandung anthocyanins yang berfungsi mencegah vena melilit, membantu pembentukan kolagen, menguatkan pembuluh darah yang berfungsi menyebarkan oksigen dan nutrisi sekaligus membuang racun tubuh.
  • Bawang bombay. Mengandung flavonoids dan diallyl sulfide yang berfngsi sebagai antioksidan pelindung DNA, antiperadangan dan alergi.
  • Avokad. Mengandung vitamin E yang berfungsi memerangi radikal bebas dan merangsang pembentukan sel kulit baru, serta menguatkan jaringan kolagen dan membantu mengurangi risiko terkena kanker kulit.
  • Minyak zaitun (extra virgin oil). Mengandung lemak tak jenuh tunggal (asam oleat) yang berfungsisebagai antiperadangan, menjaga kelenturan kulit (terutama bagi kulit yang kering).
  • Ikan. Mengandung protein organik dan omega 3 yang berfungsi menjaga tonus otot yang berfungsi menjaga kelenturan kulit. Omega 3 juga berfungsi ‘menenangkan’ kulit yang meradang.
  • Apel. Mengandung plavanoid yang berfungsi sebagai antioksidan, pelindung tubuh dari kanker paru-paru dan usus. Zat tersebut juga juga dapat melawan kolesterol jahat.
  • Kentang. Mengandung mineral natrium dengan kadar alkalin tinggi yang berfungsi memperbaiki aktivitas hati sehingga jaringan menjadi elastis dan otot lentur.

Semoga bermanfaat.

Tinggalkan komentar