Saatnya Ayah Turun Tangan Mendidik Anak, 48 Hal yang Harus Ayah Lakukan Bersama Anak Setiap Minggunya

Di masyarakat, masih cukup banyak stigma bahwa mengurus anak itu pekerjaan ibu, sementara tugas ayah mencari nafkah. Padahal, anak akan tumbuh berkembang dengan baik jika ayah dan ibu sama-sama ambil bagian dalam mendidik anak.
Untungnya, sekarang mulai muncul tren baru. Mulai bermunculan para lelaki yang aktif mengurus dan mendidik anak-anaknya. Namun mungkin ada yang bertanya seberapa besar sebenarnya peran ayah dalam pertumbuhan anak.
Seberapa pentingkah peran ayah dalam pertumbuhan anak? Apa yang sebaiknya ayah lakukan untuk anak-anaknya?
Ayah berperan penting dalam menumbuhkan empati pada anak-Anak
Tahukah kamu? Dalam satu penelitian yang dilakukan terhadap 379 individu selama 26 tahun, peneliti menemukan bahwa faktor terpenting untuk mengembangkan empati pada anak-anak adalah dengan keterlibatan ayah. (Krampe & Fairweather, 1993)
Dengan kata lain, para ayah yang mengurus anaknya setidaknya 2 kali seminggu akan membuat anak-anaknya tumbuh menjadi orang dewasa yang peduli pada orang lain.
Anak perempuan membentuk harga dirinya dengan mengamati ayah, cinta pertamanya
http://www.sweetsharing.com/
Anak perempuan membentuk sebagian besar kepercayaan dan persepsi akan pria dengan cara mengamati ayahnya. Anak perempuan akan belajar apakah pria bisa dipercaya atau tidak dari ayahnya. Anak perempuan akan belajar apakah pria bisa diandalkan atau tidak dari ayahnya.
Perlakuan ayahnyalah yang menentukan apakah seorang anak perempuan kelak layak mendapatkan cinta tanpa syarat. Dari ayahnya, anak perempuan belajar menghormati lelaki itu seperti apa. Dari ayahnya juga, anak perempuan belajar bagaimana berkomunikasi dan berinteraksi dengan lelaki.
Seorang wanita seringkali tertarik pada pria yang mirip dengan ayahnya, bahkan walau ayahnya mengabaikannya atau memperlakukannya dengan kasar.
Saat seorang ayah memperlakukan anak perempuannya dengan cinta, kasih sayang, dan rasa hormat, sebenarnya sang ayah sedang mengajarkan sang anak bahwa dia ini berarti dan berharga. Dengan begitu, anak perempuannya ini kelak akan menjadi wanita tangguh yang tidak mudah dirayu oleh pria-pria tidak bertanggung jawab, yang cenderung mengabaikan atau memperlakukannya dengan kasar.
Anak lelaki belajar cara menjadi pria sejati dari mengamati punggung ayah, superheronya
www.zwitsal.co.id
Anak lelaki seringkali belajar cara menjadi pria dengan mengamati ayahnya. Anak lelaki belajar cara memperlakukan wanita dari cara ayahnya memperlakukan ibunya, dari cara ayahnya menghormati wanita-wanita di sekitarnya.
Anak lelaki belajar tentang karakter, moral, dan nilai-nilai dari cara ayahnya bersikap. Anak lelaki belajar cara berkomunikasi lewat cara ayahnya memimpin rumah tangga. Seorang anak lelaki juga belajar tentang pantas tidaknya mengekspresikan perasaan dari cara ayahnya berperilaku.
Anak lelaki yang merasa diterima oleh ayahnya akan cenderung memiliki kepercayaan diri yang sejati. Dia akan merasa dirinya berharga dan percaya akan kemampuannya sendiri, tentu hal ini akan membuat sang anak kelak bisa menikmati hubungan yang lebih baik. Selain itu, tentu sang anak akan memperoleh kesuksesan yang lebih besar dalam hidupnya.
48 Hal yang Perlu Ayah Lakukan Bersama Anak-Anaknya
hubpages.com
Saking pentingnya peran ayah dalam hidup anak, tak mengherankan kalau ayah harus ikut turun tangan mendidik anak. Apa saja yang bisa ayah lakukan bersama anaknya?
Ada banyak. Daftar ini bisa menjadi referensi tentang hal-hal yang perlu ayah (terutama muslim) lakukan pada anak setiap minggunya.
Ganti popoknya atau antar anak ke kamar kecil
Bacakan cerita pada anak
Berjalan-jalan bersama anak
Berolahraga bersama anak
Berbicara dengan anak
Berwudu bersama anak
Beribadah (shalat) bersama anak
Ajak anak bersama-sama pergi ke masjid
Ajak anak kerja bakti di rumah atau di lingkungan sekitar rumah bersamamu
Makan bersama anak
Mandikan anak
Siapkan bekal makanan untuk anak
Ajak anak ikut berbelanja bersamamu
Cium kening anak
Peluk anak
Gelitiki anak
Temani anak sebelum tidur
Ajari anak cara makan dengan tangan kanan
Habiskan waktu bersama anak saat sedang mengerjakan tugas rumah (seperti mencuci mobil, atau piring)
Bergulat bersama anak
Bermain bola bersam anak
Bermain perang bantal bersama anak
Bermain kejar-kejaran bersama anak
Menggambar/mewarnai bersama
Sikat gigi bersama
Baca ayat-ayat Quran/doa bersama anak
Ajari anak bagian-bagian tubuhnya
Atasi tantrum dan tangisan anak, jangan selalu menyerahkannya pada ibunya
Beri anak kejutan/hadiah
Buat kartu ucapan atau surat untuk ibu bersama-sama
Siapkan meja makan bersama-sama
Tos tangan anak (high five)
Sisir rambutnya
Ucapkan “Ayah mencintai kamu, Nak” kepadanya
Puji anak saat ia selesai mengerjakan sesuatu, sesepele apa pun
Kenakan baju pada anak
Ucapkan terima kasih pada anak
Tertawa bersama anak
Ajak anak pergi ke tukang cukur/salon bersama-sama
Berhitung bersama anak
Bacakan 3 surat Qul (Al Ikhlas, Al Falaq, An-Nas) pada anak setiap malam
Gendong anak di punggungmu
Berdoa bersama-sama
Bawa anak menonton pertandingan olahraga yang kamu sukai
Pijat anak
Minum teh bersama anak
Beli bunga bersama anak untuk diberikan pada ibu
Belikan barang yang anak pilih sendiri
Tiap aktivitas di atas mungkin terasa sepele. Namun jika semuanya dilakukan secara terus-menerus akan menghasilkan hubungan yang sehat, baik secara emosional maupun fisik, antara ayah dan anak.
Ada aktivitas lain yang ayah lakukan bersama anak? Silahkan berbagi inspirasi di kolom komentar ya!