3 Barang Antik Dengan Nilai Jual Termahal di Dunia

Barang antik memang dikenal mempunyai harga yang sangat tinggi, bahkan harganya sangat tidak masuk akal. Semakin tinggi nilai sejarah yang dimiliki sebuah barang antik maka nilai jualnya pasti akan semakin besar pula. Berikut barang antik yang pernah terjual dengan harga yang fantastis.

Kamera Leica Seri 0

teknologi.news.viva.co.id
teknologi.news.viva.co.id

Kamera ini dikenal dengan istilah seri 0. Kamera antik ini hanya ada 25 unit di dunia. Kamera ini diproduksi tahun 1923 oleh perusahaan kamera terkenal yaitu Leica. Alasan kamera ini disebut Seri 0 karena menjadi kamera termahal di dunia.

Kamera ini terjual dengan harga fantastis yaitu $2,8 juta atau Rp 30,2 miliar. Barang antik ini di lelang di Austria tepatnya di West Licht Photographica.

Perusahaan kamera Leica didirikan pada 1849 dengan spesialisasi di pengembangan mikroskop dan lensa. Teknisi optik Oskar Barnack bekerja sebagai divisi mikroskop, namun ia juga hobi fotografi.

Barnack membawa idenya kepada petinggi Leica. Kamera Seri 0 diprosuksi terbatas yaitu hanya 25 unit, dan inipun dibuat untuk pengujian internal. Mereka ingin mengetahui kemampuan fotografer dalam mengadopsi format kamera ini. Dan Kamera Seri 0 ini mulai dijual pada tahun 1925.

Mangkuk Dinasti Song

bisnis.liputan6.com
bisnis.liputan6.com

Mangkuk keramik ini berusia lebih dari 900 tahun dan terjual dengan harga yang mahal yaitu $26,65 juta atau sekitar Rp 140 Miliar di tempat pelelangan Sotheby, Hongkong.

Mangkok antik ini berasal dari Dinasti Song, dinasti China yang memerintah pada tahun 960 hingga 1279 sebelum negara china diinvasi oleh Mongol.

Guci Antik Qianlong

starblue.heck.in
starblue.heck.in

Bentuk yang sederhana namun memiliki nilai harga fantastis. Guci Qianlong adalah guci yang berasal dari China yang dibuat pada abad ke 18. Guci ini ditemukan di sebuah rumah di kota London. Dalam pelelangan, Guci porselen qianlong ini terjual sangat mahal yaitu Rp 612 miliar. Guci yang memiliki tinggi 40 cm ini dibeli oleh seorang warga China.

Tinggalkan komentar