Tips Belajar Bahasa Sunda Yang Mudah dan Cepat

Belajar bahasa sunda – Suku Sunda yang mayoritas berada di Jawa Barat merupakan bahasa kedua terbesar di Indonesia di bawah bahasa Jawa yang mempunyai 42 juta orang penutur. Sama seperti bahasa Jawa memiliki 3 tingkatan, yakni bahasa Sunda yang halus, Sunda biasa (loma), dan bahasa Sunda kasar.

Dalam kesempatan kali ini, penulis akan memberikan sedikit tips dalam belajar bahasa Sunda. Walaupun setelah membaca ini kamu tidak langsung lancar, setidaknya akan berguna jika kamu berkunjung atau merantau ke Jawa Barat.

Sebelum membahas tips-tips dalam belajar bahasa Sunda, kita ketahui sedikit mengenai kosa kata yang familiar dan sering di pakai dalam kehidupan sehari-hari orang Sunda. Bahasa Sunda sendiri ada 3 tingkatan, mungkin secara sederhananya kita bagi ke dalam bahasa yang formal dan informal.

Cara Penyebutan Orang Dalam Bahasa Sunda

sebutan orang sunda
palink-unik.blogspot.co.id

Di dalam bahasa Sunda ada beberapa penyebutan yang khas atau khusus. Seperti halnya orang Jawa dengan sebutan Mas dan Mbak, begitupun dengan orang Sunda, ada sebutan AA dan Teteh. Walaupun sebutan tersebut merupakan sebutan yang digunakan untuk adik pada kakaknya.

Tetapi dalam prakteknya, sebutan AA dan Teteh ini sering digunakan untuk sebutan kepada orang yang lebih tua atau untuk orang yang kita hormati. Jadi jika kamu yang belum mengerti bahasa Sunda, kamu bisa menggunakan kata AA atau Teteh saat berada di daerah Sunda.

Selain sebutan di atas, ada sebutan atau panggilan lain dalam bahasa Sunda.

Abah = panggilan untuk Ayah

Ema = Panggilan untuk Ibu

Dalam prakteknya, kata Abah sendiri sering disematkan untuk Kakek atau Nenek atau kepada orang tua yang sudah sepuh.

Uwa = panggilan untuk kakak dari orang tua kamu (laki-laki ataupun perempuan)

Amang = panggilan untuk adik laki-laki dari orang tua kamu

Bibi = panggilan untuk adik perempuan dari orang tua kamu

Neng = panggilan untuk perempuan yang lebih muda atau anak kecil

Ujang = panggilan untuk laki-laki yang lebih muda atau anak kecil

Dalam prakteknya, para orang tua yang sudah sepuh biasa memanggil panggilan neng atau ujang kepada yang masih muda meskipun umur kamu sudah 20 an.

Kang / Akang = panggilan untuk seorang isteri kepada suaminya

Namun sebutan akang ini sering digunakan kepada seseorang yang lebih tua atau seseorang yang kita hormati atau juga panggilan akrab seseorang. Fungsinya sama seperti sebutan Aa.

Contoh nyatanya adalah tokoh agama seperti Aa Gym atau Kang Ibing, serta tokoh lainnya yang menyematkan sebutan Aa/kang seperti Kang Emil (Walikota Bandung).

Kotakata Sehari-Hari Dalam Bahasa Sunda Beserta Artinya

belajar kosakata bahasa sunda
bintang.com

Agar mempermudah belajarnya, kamu coba hafalkan kosakata dibawah ini, yang mana sering digunakan orang sunda dalam kehidupan sehari-harinya. Berikut beberapa kosakata yang sering dipakai dalam kehidupan orang Sunda dari bahasa yang halus (sopan), biasa dan kasar.

Terimakasih = Hatur Nuhun

Sama-sama = Sami-sami

Permisi = Punten

Bagaimana Kabarnya? / Apa Kabar? = Kumaha damang?

Lagi Apa? = Nuju Naon (halus), Keur Naon (biasa, kasar)

Mau Kemana? = Bade Kamana? (halus), Rek Kamana? (biasa, kasar)

Bagaimana = Kumaha

Kenapa / Apa = Kunaon / Naon

Siapa / kamu = Saha / Anjen (halus), Maneh (biasa, kasar)

Kemana = Kamana

Darimana = Timana

Cantik (banget) = Geulis Pisan

Ganteng banget = Kasep Pisan

Teman = Rerencangan (halus), Babaturan (biasa, kasar)

Tua = Sepuh (halus), Kolot (biasa, kasar)

Muda = Ngora

Makan = Tuang, Neda (halus), Emam, Dahar (biasa, kasar)

Udah Makan Belum? = Atos Tuang Teu Acan?

Sekian dulu cara belajar bahasa Sunda yang bisa kamu pelajari. Agar lebih lancar dan cepat bisa berbahasa Sunda, coba kamu hafalkan dan praktekkan kepada teman (kalau ada kepada teman yang orang sunda) itu lebih baik. Semoga bermanfaat dan hatur nuhun.

Tinggalkan komentar