Apabila Anda tidak memiliki kelebihan berat badan, tetapi perut tetap buncit. Itu artinya, masih ada lemak-lemak di dalam perut Anda. Meskipun sudah berolahraga dan diet, belum tentu perut buncit berubah menjadi datar. Selain penumpukan lemak, ternyata ada banyak faktor yang menyebabkan perut buncit. Untuk mengecilkan perut buncit, Anda dapat menerapkan kebiasaan-kebiasaan baik berikut ini.
1. Saat Diet, Penuhi Asupan Magnesium
Sayuran hijau, biji-bijian, dan kacang-kacangan merupakan makanan yang banyak mengandung magnesium. Magnesium akan berpengaruh langsung pada perut yang buncit. Asupan magnesium yang tinggi mampu menekan jumlah gula dan insulin (unsur yang bikin kamu gemuk) dalam tubuh. Magnesium juga bertanggungjawab untuk menstabilkan kadar gula darah dan ritme detak jantung. Selain itu, tetap jaga pola makan karena diet merupakan persoalan mengatur jumlah kalori yang masuk dan keluar dari tubuh.
2. Lakukan Olahraga yang Memiliki Dampak Besar Terhadap Perut Buncit
Olahraga yang berdampak besar untuk mengecilkan perut buncit adalah angkat beban karena akan menciptakan goresan berukuran mikro pada otot yang secara otomatis bisa sembuh sendiri akibat pembakaran kalori selama dua hari. Inilah sebabnya Anda sering mengalami sakit atau nyeri pada otot setelah mengangkat beban. Tidak perlu cemas, karena saat itu otot sedang diperbaiki, sambil membakar kalori yang ada di dalam tubuh.
3. Cukup Tidur
Orang yang tidurnya kurang dari 5 jam berpotensi memiliki kelebihan berat badan. Selain itu, mereka yang kurang tidur cenderung makan lebih banyak. Selain karena waktu tidur diganti menjadi waktu makan, kekurangan tidur juga merangsang produksi hormon ghrelin alias hormon rasa lapar. Oleh karena itu, tidurlah 6-8 jam sehari.
4. Tidak Minum Soda dan Minuman dengan Kadar Gula Tinggi
Gula adalah penyebab utama perut buncit, bukan lemak. Hentikan kebiasaan Anda menambahkan gula pada teh dan jus. Hentikan pula konsumsi minuman kemasan yang telah ditambahi gula. Untuk menekan nafsu memakan makanan tersebut, perbanyak konsumsi protein.
5. Tidak Banyak Makan Garam
Konsumsi garam yang berlebihan menyebabkan air yang semula berada di dalam aliran darah pindah menuju kulit. Itulah sebabnya perut Anda membengkak setelah mengonsumsi makanan yang memiliki kadar sodium tinggi. Supaya konsumsi garam tetap normal, hindari menambahkan garam ke dalam makanan. Untuk membuat santapan tetap lezat, tambahkan bumbu rempah-rempah yang lebih menyehatkan daripada garam. Gunakan kayu manis, merica, jahe dan rempah-rempah lain.
6. Tidak Mengkonsumsi Alkohol
Alkohol meningkatkan nafsu dan jumlah makan. Sama halnya dengan kopi, teh, cokelat panas, dan jus buah, alkohol mengandung asam. Minuman tinggi asam dapat mengiritasi saluran pencernaan dan menyebabkan pembengkakan.
7. Jauhi Makanan yang Mengandung Gas
Makanan tertentu menyebabkan lebih banyak gas dalam saluran pencernaan sehingga membuat perut buncit. Kacang polong, kembang kol, brokoli, kubis Brussel, kol, bawang, paprika, dan buah jeruk merupakan makanan yang mengandung banyak gas.
8. Hindari Makanan yang Digoreng
Makanan yang digoreng, dicerna lebih lambat. Hal ini menyebabkan perut terasa berat dan kembung. Sebenarnya tubuh Anda tetap membutuhkan lemak. Oleh karena itu konsumsilah lemak baik yang terdapat dalam minyak zaitun, buah zaitun, kacang-kacangan, biji-bijian, alpukat, dan cokelat.
9. Hindari Makanan Pedas
Makanan yang dibumbui dengan lada hitam, pala, cengkeh, bubuk cabai, saus panas, bawang merah, bawang putih, mustar, saus barbeque, lobak, saus, saus tomat, atau cuka semua dapat merangsang pelepasan asam lambung. Pelepasan asam lambung dapat menyebabkan iritasi. Iritasi pada lambung dapat menyebabkan pembengkakan.
10. Hindari Permen Karet
Kebanyakan orang yang tidak sadar saat mereka mengunyah permen karet, hal itu akan menelan udara. Semua udara yang terjebak dalam saluran pencernaan dapat menyebabkan tekanan, kembung, dan ekspansi perut.
Semoga bermanfaat.