Sebelum Menikah, Mari Pelajari Manajemen Keuangan Keluarga yang Baik

femalova.com

Manajemen keuangan keluarga adalah langkah awal dalam membangun program-program yang bisa bercontinue di masa yang akan datang. Faktor utama dalam manajemen keuangan rumah tangga sebenernya hanya ada dua, pemasukan dan pengeluaran. Untuk prmasukan sendir kamu harus teliti karena berkaitan dengan dua hal, yaitu dari hasil penghasilan dan hutang. Sedangkan pengeluaran dipengaruhi oleh kebutuhan dan keinginan.

Berikut ada beberpa tips yang perlu kamu pelajari sebelum membangun manajemen keuangan dalam kehidupan yang sudah berkeluarga ataupun belum berkeluarga nantinya.

1

Menentukan Target

teropongbisnis.com

Hal pertama yang harus dilakukan adalah menentukan target, misalnya ingin memiliki rumah, pensiun dini, asuransi, atau mempersiapkan biaya pendidikan untuk anak. Kamu dapat mengelompokkan target tersebut dalam beberapa kategori, misal target keuangan untuk jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang. Konsultasikan pada secara kekeluargaan antar kamu dan pasanganmu karena denga keputusan bersama target yang dicapai akan terpenuhi dengan baik.

2

Kumpulkan Informasi

123sonography.com

Disini kamu dituntut untuk lebih teliti lagi dalam memperkirakan pengeluaran dana. Anggaran yang kamu buat harus menjadi sebuah gambaran akurat, untuk itu coba bicarakanlah kepada pasangan kamu mulai dari gaji bersih yang di dapat sampai jumlah akhir pengeluaran yang terkadang tidak jelas.

3

Pahami Posisi Keuangan

idepernikahan.com

Setelah semua informasi terkumpul, mulailah wajib memperhitungkan antara pendapatan dan pengeluarannya, baik dari hal kecil samapi persoalan besar. Karena akan butuh waktu untuk memahami posisi keuangan kamu yang sebenarnya. Setidaknya informasi ini dapat memberi kamu gambaran perilaku belanja yang baik dan benar.

4

Membuat Prioritas dan Anggaran Pengeluaran

wanitakarier.co

Tidak semua yang berkeluarga itu baik dalam hal keuangan, ada beberapa dari merekea yang memiliki keterbatasan sumber daya, untuk itu tanyakanlah terlebih dahulu mana harus didahulukan, mana yang harus ditunda, atau bahkan tidak dilakukan sama sekali.

1 2 3