Sejarah Candi Prambanan Mulai dari Pembangunan sampai Ditemukan Kembali

Sejarah Candi Prambanan Mulai dari Pembangunan sampai Ditemukan Kembali

SEJARAH CANDI PRAMBANAN – Kalau kamu pernah pergi ke Jogja, pasti tau nih sama tempat wisata yang bernama Candi Prambanan. Candi Hindu yang ada di Jogja bagian timur. Memiliki pesona yang nggak ada di candi-candi lainnya.

Nah, ada sejarah panjang sampai akhirnya Candi Prambanan bisa sampai seperti sekarang ini. Berikut ini perjalanan sejarah Candi Prambanan yang mungkin belum kamu ketahui.

 

1

Pembangunan Candi Prambanan

en.wikipedia.org

Pembangunan Candi Prambanan dimaksudkan sebagai tandingan Candi Buddha Borobudur dan juga candi Sewu yang letaknya tidak jauh dari Prambanan. Beberapa sejarawan menduga, pembangunan candi Hindu ini untuk menandai kembali berkuasanya keluarga Sanjaya atas tanah Jawa.

Hal ini terkait teori wangsa kembar, berbeda keyakinan yang saling bersaing. Maksudnya adalah Wangsa Sanjaya penganut Hindu dan wangsa Sailendra penganut Buddha.

Dengan dibangunnya candi ini menandai bahwa Hinduisme aliran Saiwa kembali mendapat dukungan keluarga kerajaan, setelah sebelumnya wangsa Sailendra cenderung lebih mendukung Buddha aliran Mahayana. Hal ini menunjukkan bahwa kerajaan Medang telah mengalihkan dukungan keagamaanya, dari Buddha Mahayana ke pemujaan terhadap Siwa.

Bangunan candi pertama kali dibangun sekitar tahun 850 Masehi oleh Rakai Pikatan. Kemudian, secara berkelanjutan disempurnakan dan diperluas oleh Raja Lokapala dan raja Balitung Maha Sambu. Berdasarkan prasasti Siwagrha, bangunan ini dibangun untuk memuliakan dewa Siwa.

Sebenarnya nama bangunan ini dalam bahasa Sanskerta adalah Siwagrha yang berarti rumah Siwa. Dalam prasasti Siwagrha disebutkan, saat pembangunan candi Siwagrha tengah berlangsung, dilakukan juga perubahan tata air untuk memindahkan aliran sungai di dekat candi.

Sungai yang dipindahkan adalah sungai Opak yang mengalir dari utara ke selatan sepanjang sisi barat kompleks Candi Prambanan. Menurut sejarawan, aslinya aliran sungai ini berbelok melengkung ke arah timur, dan dianggap terlalu dekat dengan candi dikhawatirkan erosi sungai dapat membahayakan konstruksi candi.

2

Proyek Tata Air

youkeepustraveling.com

Proyek tata air di Candi Prambanan dilakukan dengan membuat sodetan sungai baru. Dengan memotong lengkung sungai,porosnya adalah utara-selatan sepanjang dinding barat di luar kompleks candi. Setelah berhasil membuat sodetan baru, kemudian bekas aliran sungai yang asli ditimbun.

Hal ini selain untuk mencegah kerusakan candi karena erosi, juga dimaksudkan untuk memberikan lahan yang lebih luas bagi pembangunan deretan candi Perwara (candi pengawal atau candi pendamping).

3

Penyempurnaan Candi Prambanan

tourjogjamasjo.com

Kompleks bangunan candi secara berkala terus disempurnakan oleh raja-raja Medang Mataram berikutnya. Raja yang melabjutkan pembangunan candi seperti raja Daksa dan Tulodong.

Selain itu, candi juga diperluas dengan membangun ratusan candi tambahan di sekitar candi utama. Karena kemegahannya, Candi Prambanan berfungsi sebagai candi agung Kerajaan Mataram. Tempat untuk menggelar berbagai upacara penting kerajaan.

4

Candi Prambanan Ditelantarkan

rantinandrovin.com

rantinandrovin.com

Ibu kota kerajaan berpindah ke Jawa Timur sekitar tahun 930-an oleh Mpu Sindok, yang mendirikan Wangsa Isyana. Berpindahnya pusat kekuasaan ini tidak diketahui secara pasti penyebabnya. Mungkin disebabkan oleh letusan Gunung Merapi yang menjulang sekitar 20 kilometer di utara candi Prambanan.

Penyebab lainnya yang mungkin adalah peperangan dan perebutan kekuasaan. Setelah perpindahan itulah, Candi Prambanan mulai tidak terawat dan terlantar, sehingga pelan-pelan candi ini mulai rusak dan runtuh. Bangunan Candi Prambanan diduga benar-benar runtuh akibat gempa bumi yang terjadi pada abad ke-16.

5

Penemuan Kembali Candi Prambanan

travelersdaily.com

Pada tahun 1733, Candi Prambanan ditemukan oleh seorang berkebangsaan Belanda bernama CA. Lons. Candi ini menarik perhatian dunia pada masa pendudukan Britania di tanah Jawa. Pada saat itu Colin Mackenzie, seorang surveyor bawahan Sir Thomas Stamford Raffles, menemukan candi ini. Walaupun akhirnya Sir Thomas memerintahkan penyelidikan lebih lanjut, reruntuhan candi tetap terlantar hingga berpuluh-puluh tahun.

Penggalian tidak serius dilakukan sepanjang tahun 1880. Tetapi ada hal yang tidak mengenakkan, ada banyak praktek penjarahan ukiran dan batu candi. Kemudian pada tahun 1855 Jan Willem IJzerman mulai membersihkan dan memindahkan beberapa batu dan tanah dari candi.

Kemudian Isaäc Groneman melakukan pembongkaran besar-besaran, batu-batu candi ditumpuk secara sembarangan di sepanjang Sungai Opak. Arca dan relief candi banyak yang diambil oleh warga Belanda dan pribumi. Warga Belanda menjadikannya sebagai hiasan taman, sedangkan warga pribumi menggunakan batu candi untuk bahan bangunan dan pondasi rumah.

6

Pemugaran Candi Prambanan

Candi Prambanan di Jalan Raya Jogja - Solo Km 16, Prambanan, Sleman, Yogyakarta 55571, Indonesia

paradiseintheworld.com

Sebenarnya, pemugaran Candi Prambanan dimulai pada tahun 1918, tetapi mulai fokus pada tahun 1930. Theodoor van Erp pada tahun 1902-1903 memelihara bagian candi yang rawan runtuh. Tahun 1918-1926, dilanjutkan oleh P.J. Perquin tetapi dengan cara yang lebih sistematis sesuai dengan kaidah arkeologi.

De Haan kemudian melanjutkan pemugaran pada tahun 1926 sampai akhir hayatnya di tahun 1930. hingga akhir hayatnya pada tahun 1930. Tahun 1931, pekerjaan De Haan digantikan oleh Ir. V.R. van Romondt sampai tahun 1942. Hingga akhirnya kepemimpinan pemugaran candi diserahkan kembali kepada putra bangsa dan terus berlanjut sampai tahun 1993.

Sekarang, Candi Prambanan merupakan salah satu situs warisan dunia yang ditetapkan oleh UNESCO pada tahun 1991. Sampai sekarang, proses renovasi candi masih terus berjalan, semua dilakukan untuk memperaiki kerusakan akibat gempa yang terjadi di Yogyakarta pada tahun 2006.