Tafsir Al-Quran adalah sebuah ilmu pengetahuan untuk memahami dan manafsirkan ayat yang bersangkutan dengan Al-Quran dan isinya berfungsi sebagai mubayyin (pemberi penjelasan). Mubayyin menjelaskan tentang arti dan kandungan Al-Quran, khususnya menyangkut ayat-ayat yang tidak dapat di pahami dan samar artinya.
Untuk memahami dan menafsirkan Al-Quran diperlukan tidak hanya pengetahuan bahasa Arab saja namun, juga harus mendalami berbagai macam ilmu pengetahuan yang menyangkut Al-Quran dan isinya. Ilmu ini yang dapat memahami Al-Quran disebut dengan Ushul Tafsir atau biasa dikenal dengan Ulumul Quran.
Bentuk penafsiran sendiri terdapat dua jenis yaitu at-Tafsir bi al-ma’tsur dan at-Tafsir bi-ar-ra’yi dengan menggunakan empat metode yaitu, ijmali, tahlili,muqarin dan maudhu’i. Sedangkan dari segi coraknya lebih beragam, ada yang bercorak sastra bahasa, fiqih, teologi, filsafat, tasawuf, ilmiyah dan corak sastra budaya kemasyarakatan.
Tafsir sendiri berasal dari kata al-fusru yang berarti al-ibanah wa al-kasyf yaitu menjelaskan dan menyingkap sesutu. Dalam pengertian terminologi, yang dinukil oleh Al-Hafizh As-Suyuthi dari Al-Imam Az-Zarkasyi ialah ilmu untuk memahami kitab Allah SWT yang diturunkan langsung kepada Nabi Muhammad SAW, menjelaskan makna-maknanya, menyimpulkan hikmah dan hukum-hukumnya. Nah, di bawah ini terdapat beberapa kitab yang dapat yang paling mahsyur di zaman sekarang ini.
