Beginilah Cara Memuliakan Ka’bah yang Benar

Ka’bah merupakan bangunan suci yang menjadi patokan arah kiblat bagi umat muslim di seluruh penjuru dunia. Setiap orang yang melaksanakan ibadah haji dan umroh wajib mengunjungi atau menziarahi ka’bah

Bangunan Ka’bah pertama kali dipugar pada masa Nabi Ibrahim as dan Nabi Ismail as. Kemudian sekitar tahun 600 M, bangunan Ka’bah direnovasi karena terkena banjir bandang yang melanda wilayah Mekkah pada saat itu.

Ketika hendak diletakkan kembali batu Hajar Aswad pada tempatnya semula di salah satu sudut Ka’bah, terjadi perselisihan siapa yang berhak meletakannya kembali. Nabi Muhammad Saw memberikan solusi dengan menggunakan sehelai kain dan setiap kepala suku memegang sisi-sisi kainnya. Dari peristiwa inilah Nabi Muhammad Saw mendapat gelar Al Amin.

bangunan kabah mekkah
http://jihandavincka.com/

Sebagai bagunan yang mulia, tentunya tatkala kita mengunjungi Ka’bah kita harus memperhatikan adab dan memulikan Ka’bah. Nabi Muhammad Saw mengajarkan, ketika kita mendekati Ka’bah cukuplah kita mengusap atau menciumnya kemudian berdoa kepada Allah Swt.

Tidak boleh melakukan hal yang berlebihan di depan Ka’bah, apalagi mengkultuskan atau menyembahnya seperti berhala. Namun jangan menganggap enteng juga terhadap Ka’bah, karena Ka’bah merupakan rumah yang sangat dimuliakan oleh Allah Swt.

Suatu kebahagian ketika kita bisa mengunjungi Ka’bah, mencium Hajar Aswad dan berkumpul dengan umat islam di seluruh belahan dunia. Semoga Allah Swt memberikan kita kesempatan untuk berziarah ke Ka’bah di Mekkah dan berziarah ke makam Nabi Muhammad Saw di Madinah, aamiin.

Tinggalkan komentar