Ulasan Lengkap Mengenai Ciri-ciri Tumbuhan Paku

CIRI-CIRI TUMBUHAN PAKUĀ – Tumbuhan paku atau yang disebut dengan paku-pakuan adalah sebuah kelompok tanaman yang memiliki sistem pembuluh sejati. Walaupun memiliki sistem pembuluh sejati tanaman ini tidak memakai biji untuk berkembang biak namun memakai spora.

Wilayah penyebaran tumbuhan paku tersebar di seluruh penjuru bumi, terkecuali di wilayah kering misalnya daerah bersalju abadi dan gurun. Sebagian besar tanaman paku tumbuh di wilayah yang beriklim basah lembab dan beriklim tropis.

Tanaman ini seringkali tumbuh di lantai-lantai hutan yang agak basa, tebing, pada batang pohon, batu-batuan serta pinggir danau.

Jumlah cadangan air sangat memberikan pengaruh hidup serta perembangbiakan tanaman ini, karena sangat berpengaruh pada saat proses perkembang biakan adalah pada saat sel sperma bergerak ke sel telur.

Ciri-ciri Tumbuhan Paku

kopi-ireng.com

Tumbuhan paku-pakuan mempunyai anggota kurang lebih 9000 jenis. Tumbuhan paku sudah mempunyai akar, batang dan daun sehingga disebut Kormofita. Tumbuhan paku-pakan setapak lebih tinggi dibandingkan dengan tumbuhan lumut. Ciri-ciri tumbuhan paku antara lain sebagai berikut:

  1. Ukuran tubuh makroskopis, ada yang tingginya sampai 20 meter.
  2. Pada batang sudah terdapat jaringan pengangkut xilem dan floem yang teratur bertipe kolateral.
  3. Habitatnya kosmopolit, terdapat di mana-mana.
  4. Cara hidup secara saprofit, epifit dan hidup di atas tanah atau air.
  5. Seperti halnya tumbuhan lumut, tanaman ini dalam reproduksinya mengalami metagenesisi, turunan gametofit dan sporofitnya bergantian. Sporofit bersifat outotrof adalah tumbuhan yang sempurna sehingga memiliki umur yang relatif panjang dibandingkan dengan gametofitnya. Generasi gametofit berupa protalium yang merupakan tumbuhan tidak sempurna walaupun bersifat outotrof karena itu usianya relatif pendek.
  6. Ciri morfologis yang tampak adalah ujung daun yang masih muda menggulung, daun berdasarkan ukurannya dibedakan menjadi makrofil (besar), dau berdasarkan ukurannya dibedakan berdasarkan fungsi, menjadi tropofil (fotosintesis) dan sporofil (penghasil spora). Spora yang dihasilkan berkumpul dalam satu wadah di kotak spora yang disebut sporangium. Kumpulan kotak spora yang berada di sepanjang tepi daun sporofil disebut sorus (jamak sori) yang dilindungi oleh indisium.

Sekian pembahasan mengenai ciri-ciri tumbuhan paku. Semoga dapat bermanfaat.

Tinggalkan komentar