Pengertian dan Ciri-ciri Novel Menurut Para Ahli

Mungkin di antara kamu ada yang mempunyai hobi membaca novel.  Bagi para remaja dan orang dewasa tentu sudah tidak asing dengan novel. Bahkan novel menjadi salah satu buku favorit yang banyak dibaca oleh sebagian orang untuk mengisi waktu luang.

Untuk mengetahui apa sih novel itu? Kali ini kita akan mengulas beberapa hal tentang novel. Novel adalah cerita fiksi yang berbentuk prosa, dalam bentuk tulisan atau kata-kata dan memiliki unsur instrinsik dan ekstrinsik.  Sebuah novel biasanya bercerita mengenai kehidupan manusia dalam berinteraksi dengan lingkungan sekitar dan kehidupan sosial.

Banyak sastrawan yang memberikan batasan atau definisi novel. Batasan atau definisi novel yang mereka uraikan berbeda-beda karena sudut pandang mereka juga berbeda. Definisi-definisi itu antara lain adalah sebagai berikut:

  1. Jakob Sumardjo

Novel merupakan bentuk sastra yang paling popular di dunia. Bentuk sastra ini paling banyak dicetak dan paling banyak beredar, karena daya komunitasnya yang luas di kalangan masyarakat

  1. Abdul Roni, M. Pd

Abdul Roni, M. Pd, Novel merupakan bentuk karya sastra yang di dalamnya terkandung nilai-nilai sosial, budaya, moral, dan pendidikan.

  1. Rostamaji, M.Pd dan Agus priantoro, S.Pd

Novel adalah karya sastra yang memiliki dua unsur intrinsik dan unsur ekstrinsik, kedua unsur saling berkaitan karena sangat berpengaruh dalam adanya sebuah karya sastra.

  1. Menurut Paulus Tukam, S.Pd

Novel merupakan karya sastra berbentuk prosa yang memiliki unsur-unsur intrinsik.

faridansori.blogspot.com
faridansori.blogspot.com

a. Ciri-ciri Novel

Setelah kita mengetahui tentang pengertian novel, kini saatnya kita mnegetahui tentang ciri-ciri dari novel itu sendiri. Berikut ini ciri-ciri novel:

  • Ditulis dengan gaya narasi, yang terkadang dicampur deskripsi dalam menggambarkan suasana.
  • Sifatnya realistis, artinya merupakan tanggapan pengarang terhadap situasi lingkungannya.
  • Tulisanya lebih banyak, biasanya lebih dari 10.000 kata.
  • Alur ceritanya sangat kompleks (lengkap).
  • Pleonasme (penggunaan kata-kata yang berlebihan).

b. Unsur-unsur dalam Novel

Berdasarkan beberapa pendapat ahli di atas, novel mengandung unsur instrinsik dan unsur ekstrinsik.

  1. Unsur Instriksik

Unsur instrinsik merupakan unsur yang membangun sebuah novel sehingga mewujudkan struktur karya sastra. Berikut unsur-unsur intrinsik dalam novel.

  • Tema merupakan pokok dari sebuah permasalahan yang diceritakan dalam novel.
  • Penokohan merupakan pemberian watak atau karakter pada pelaku-pelaku dalam novel.
  • Alur merupakan suatu rangkaian peristiwa yang membentuk jalannya cerita dalam novel. Terdapat alur maju yakni cerita yang bergerak beraturan dengan berdasarkan urutan kronologisnya dan ada alur mundur yakni jalan ceritanya terjadi karena berkaitan dengan peristiwa yang sedang berlangsung.
  • Gaya bahasa merupakan gaya pengarang dalam menggambar dan menghidupkan cerita secara estetika.
  • Latar merupakan penggambaran terjadinya peristiwa,meliputi waktu, tempat, dan sosial budaya.
  • Sudut pandang merupakan penempatan diri pengarang dalam menceritakan sebuah kejadian.
  • Amanat merupakan pesan yang disampaikan pada cerita dalam novel.

      2. Unsur ekstrinsik

Unsur instrinsik merupakan unsur pembangun novel dari luar, seperti  biografi pengarang, kapan pembuatan karya tersebut, dan lain-lain.

Itulah beberapa hal tentang novel, semoga dapat menambah pengetahuan kita semua.

Tinggalkan komentar