Hewan Asli Indonesia yang Baru Ditemukan

Kita sering sekali mendengar cerita yang menginformasikan kepada kita bahwa banyak dari satwa-satwa yang terancam punah. Mungkin memang betul begitu adanya. Tetapi, ternyata sampai sekarang masih sering ditemukan spesies-spesies baru.

Indonesia yang terkenal dengan kekayaan aneka ragam hayatinya pun tidak terkecuali. Faktanya dalam beberapa tahun terakhir ini ditemukan beberapa spesies baru dari jenis hewan yang umumnya sudah kita kenal. Berikut adalah beberapa hewan tersebut.

 

Tikus Berhidung Babi

www.sariwaran.comwww.sariwaran.com

Setahun yang lalu, seorang peneliti asal negara Victoria telah menemukan seekor spesies baru yang cukup unik. Hewan tersebut mirip seperti tikus yang belum pernah ditemukan sebelumnya. Tikus tersebut memiliki hidung merah dan berlubang besar seperti halnya babi. Tikus temuan baru tersebut diberi nama ilmiah Hyorhinomys Stuempkei.

Penemuan berawal ketika ada sekelompok ilmuwan dari museum Victoria yang melakukan penelitian di Sulawesi. Baru melihat hewan ini para peneliti langsung sadar bahwa mereka belum pernah melihat hewan ini sebelumnya. Hal tersebut dikarenakan ciri khasnya yaitu hidungnya yang seperti babi. Menurut para peneliti ciri khas ini belum ditemukan pada hewan pengerat yang lain.

Tarantula Unik Kalimantan

www.sariwaran.com
www.sariwaran.com

Kisah unik berasal dari seorang seniman tato dari Inggris. Pria ini rela berkelana di hutan Kalimantan selama 10 tahun untuk menemukan sebuah laba-laba yang pernah jatuh di kakinya pada kunjungan dia di tahun 2005 silam. Karena penasaran, pria ini kembali kesana untuk menemukan tarantula tersebut.

Untuk mempermudah pencariannya, pria itu, Mark Pannel meminta beberapa bantuan warga setempat untuk menemukannya. Beberapa dari mereka mengaku pernah meliat spesies hewan yang dimaksud. Dengan temannya Dean Hawleet mereka terus melakukan pencarian hingga habis biaya sekitar 630 juta rupiah.

Uniknya, setelah pencarian yang memakan banyak sumber daya, tarantula tersebut tiba-tiba jatuh di pangkuan Mark. Tarantula itu ditemukan tengah diseret-seret oleh seekor tawon yang hendak memangsanya. Hewan itu diberi nama Phormingochilus Pennellhewletti, dimana nama “Pennellhewletti” diambil dari gabungan nama belakang kedua penemunya.

Tokek Besar Berkaki Bengkok

..

www.sariwaran.com
www.sariwaran.com

Seekor spesies baru ditemukan di Papua beberapa tahun lalu. Hewan sejenis tokek itu ditemukan oleh ilmuwan Australia bernama Dr. Paul Oliver. Ukuran dari spesies ini yang lebih besar dari pada tokek umumnya, membuat Oliver menyebut hewan ini sebagai rajanya para tokek.

Ciri khas dari spesies ini yaitu memiliki panjang 13 cm hingga 17 cm. Kulit dari hewan ini dipenuhi oleh bintik-bintik hitam kecokelatan mulai dari kaki hingga wajah. Salah satu karakteristik lainnya yang cukup mencolok adalah kaki yang terlihat lebih bengkok dari tokek pada umumnya. Tokek ini diberi nama ilmiah Cyrtodactylus Equestris yang artinya ‘ksatria’ dalam bahasa latin.

Burung Hantu Rinjani yang Bersuara Unik

www.sariwaran.comwww.sariwaran.com

Di tahun 2003 seorang ahli burung dari Museum Sejarah Alam Swedia menemukan spesies terbaru dari burung hantu. Ilmuwan yang memiliki nama George Sangter ini pertama kali menyadari keunikannya setelah mendengar kicauannya yang unik yang belum pernah terdengar sebelumnya. George menghabiskan waktu 10 tahun untuk melakukan penelitian Untuk mengetahui lebih jauh tentang hewan ini.

Pada 2013 lalu George mempublikasikan hasil penemuannya. Waktu itu George menyampaikan keterkejutannya karena ternyata hewan ini telah ada sejak abad-19 namun belum pernah diketahui oleh dunia sains secara Internasional. George mengakhiri laporan penelitiannya dengan harapan agar satwa lainnya di Indonesia bisa terus ditemukan kehadirannya sehingga tidak hanya dikenal di dalam negeri namun juga secara Internasional.

Katak yang Melahirkan (Tak Bertelur)

www.sariwaran.comwww.sariwaran.com

Sebuah katak jenis baru yang ditemukan di hutan Sulawesi pernah mengherankan peneliti asing yang menemukannya. Itu dikarenakan katak tersebut tidak bertelur untuk melakukan reproduksi melainkan dengan cara melahirkan.

Penemuan diawali ketika ahli Herpetologi dari University of California menjelajahi hutan Sulawesi untuk meneliti. Saat itu mereka menemukan sebuah katak dengan ukuran panjang 40 milimeter dan memiliki taring ganda dan tubuh berwarna abu-abu kecokelatan. Tak sampai di situ, katak ini juga membuat heran para peneliti dengan cara reproduksinya yang bertelur namun dengan melahirkan kecebong dari mulutnya. Katak ini dinamai Limnonectus Larvaepartus.

Lobster Tercantik

www.sariwaran.comwww.sariwaran.com

Sebuah Lobster warna kulit tercantik ditemukan di daerah Papua. Lobster tersebut dipublikasikan pertama kali oleh Christian Lukhaup, peneliti dari Hinterweidenthal Jerman. Selama pencariannya dia menemukan bahwa ternyata spesies ini telah dikenal oleh penduduk setempat sejak 10 tahun terakhir dan sering diperdagangkan sebagai hewan hias.

Lobster ini ini sendiri memiliki tubuh dengan beberapa warna yang menarik. Lobster ini hidup di air tawar dan memiliki tubuh yang kecil bila dibandingkan dengan lobster pada umumnya. Lukhaup memutuskan untuk menamai satwa tersebut dengan sebutan Cherax Pulcher dimana “Pulcher” berarti cantik dalam bahasa latin.

Itulah beberapa Hewan Asli Indonesia Baru. Negara kita yang sangat kaya akan keragamanan hayati harus kita syukuri dengan menjaga dan melestarikan alam ini. Sehingga di masa depan nanti, anak cucu kita masih bisa mengenal hewan-hewan unik asli negeri ini.


Sumber Pustaka:

  • https://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_nama_binatang_endemik_Indonesia
  • http://sariwaran.com/hewan-endemik-indonesia/

Tinggalkan komentar