5 Karakter Masyarakat Indonesia Kalau Lagi di Lampu Merah

Setiap kali kamu melakukan perjalanan panjang, pastinya kamu akan melewati yang namanya pertigaan atau perempatan jalan yang didalamnya terdapat lampu merah. Tentunya kalau satu dua kali melewati lampu merah sih nggak apa-apa ya. Namun kalau kebanyakan ngelewati lampu merah, terkadang hal ini bisa bikin bosan juga kan?

Nah, lampu merah yang terdapat di Indonesia tuh unik sekali memang, karena terkadang durasi waktunya yang nggak selalu sama, Ada yang cuman belasan detik, namun ada juga yang bisa sampai satu menit lebih.

Kalau kamu mengamati dengan seksama, ternyata orang Indonesia tuh memiliki cara tersendiri dalam menyikapi lampu merah. Mau tau seperti apa reaksinya? Yuk, simak dengan seksama.

Si Penyabar

depok.go.id

Reaksi pertama ini mungkin adalah yang paling bijak dalam menyikapi keadaan. Sesuai dengan namanya, biasanya mereka ini jalan dengan teratur dan lebih tenang ketika di jalan raya.

Kalau ada lampu merah, ya mereka berhenti dan menunggunya dengan tenang. Begitu lampu merah berubaah warna jadi hijau, mereka pun mulai jalan lagi.


Si Nggak Penyabar

dikompas.blogspot.com

Kebalikan dari karakter si penyabar, si nggak penyabar ini begitu jalan selalu terburu-buru karena pengen cepet sampai di tujuan. Bawaannya pengen nyalip terus kendaraan yang ada di depannya.

Saat ketemu ada petigaan atau perempatan yang ada lampu merahnya, meskipun lampu udah kuning dan menuju merah, tetap aja dia tancap gas demi menghindari lampu merah. Selain itu, ketika nunggu juga mereka ini nggak sabaran. Pengennya cepet-cepet jalan meskipun lamu merah masih 5 detik lagi.


Si Penjelajah

stephenlangitan.com

Biasanya karakter penjelajah seperti ini terlihat dari penampilannya yang seperti sedang melakukan perjalanan jarak jauh. Hal ini terlihat dari helm standar, jaket, dan kaos tangannya. Walaupun ada sebagian yang kadang terlihat hanya memakai pakaian yang seadanya.

Nah, kalau lagi berhenti di lampu merah, maka terlihat dia suka meregangkan otot lengan serta bahunya yang agak kaku. Hal ini mungkin terjadi akibat kelamaan nyetir yang jarang sekali berhenti.


Si Eksis dan Narsis

newshub.id

Di mana pun dan kapan pun, yang penting eksis. Mungkin itulah slogan yang pantas disematkan untuk anak-anak alay yang hobinya foto-foto narsis. Mereka ini terkadang saat mengambil foto nekad melakukan beberapa aksi serta gaya yang nggak masuk akal.

Salah satu contohnya mungkin berfoto ria menggunakan tongsis sebelum lampu merah berubah jadi hijau, atau bisa juga melakukan aksi tiduran di tengah jalan. Memang sih nggak ada aturan baku yang melarang hal ini dilakukan. Akan tetapi, apa nggak takut kelindas tuh foto-foto di tengah jalan?


Si Penggoda

anakmalas.blogspot.com

Dasar namanya jomblo, sekecil apapun kesempatan yang ada pasti digunakan buat ajang cari jodoh, tak terkecuali saat berhenti di lampu merah. Mungkin kamu pernah melihat beberapa orang yang iseng atau memang karena kelamaan jomblo, waktu di lampu mereh mereka malah godain pengendara di sebelahnya.

Uniknya orang-orang Indonesia ya seperti ini, waktu di lampu merah aja malah dimanfaatin buat nyari gebetan baru. Hmmp, kalau beruntung sih kayanya mereka bisa dapetin nomber hape si doi. Kalau nggak? Palingan ya cuman dapat senyum kecil lantas ditinggal pergi, hehe.

Nah, itulah beberapa karakteristik masyarakat Indonesia kalau lagi di lampu merah. Ada yang nyenengin, unik, namun ada juga yang super nyebelin. Lantas, kamu termasuk tipe yang mana nih?


Tinggalkan komentar