Simak Beberapa Karya Puisi Cinta dari Kahlil Gibran yang Pastinya Bikin Kamu Penasaran

Siapa yang tidak kenal dengan sosok Kahlil Gibran? Seorang seniman inspiratif, sekaligus seorang penyair yang  berasal dari Lebanon ini dikenal dunia karena maha karyanya yang sangat indah dan menginspirasi hampir semua kalangan masyarakat.

Seorang pujangga yang hingga saat ini karyanya dikenang dari masa ke masa. Puisi-puisi nya yang abadi membuat pembacanya terbawa kedalam kesyahduan cinta yang bermakna. Seorang yang mampu merangkai kata dengan sistem yang hampir sempurna  dan sarat akan makna.

Salah satu karya terbaiknya telah ia tuangkan ke dalam beberapa buku yang pernah diterbitkan, dan di dalamnya terdapat ribuan kata bijak nan romantis dari seorang sosok Kahlil Gibran yang sangat melegenda, baik itu di nusantara sampai di seluruh belahan dunia.

Dalam membuat berbagai karya sastranya, baik itu syair, puisi, buku, seni, maupun dramanya, selalu terdapat ciri khas unik yang tidak bisa ditiru oleh para penyair lainnya.

Berbagai tema unik telah diangkat olehnya, baik itu tentang cinta, persahabatan, alam, kejujuran, dan lain sebagainya. Semua hasil karyanya selalu menginspirasi dan mendapatkan apresiasi yang sangat baik oleh hampir semua kalangan masyarakat.

Kahlil gibran adalah seorang seniman, penulis dan juga penyair yang sudah lama berkontribusi dalam dunianya tersebut, ia lahir di lebanon pada tanggal 6 januari 1883, dan wafat di New York – Amerika Serikat pada tanggal 10 april 1931 di usia yang masih terbilang cukup muda, yaitu 48 tahun.

Berikut ini beberapa karya terbaik yang sangat menginspirasi dari Khalil Gibran, semoga kita bisa mengambil banyak pelajaran dari kisah perjalanan hidupnya. *Buat kamu yang sekarang jomblo, jangan baper yah 🙂

 

          Kisahku

tumblr.com
tumblr.com

Dengarkan kisahku..

Dengarkan, tetapi jangan menaruh belas kasihan padaku
Karena belas kasihan menyebabkan kelemahan, padahal aku masih tegar dalam penderitaanku..

Jika kita mencintai, cinta kita bukan dari diri kita, juga bukan untuk diri kita.
Jika kita bergembira, kegembiraan kita bukan berada dalam diri kita, tapi dalam Hidup itu sendiri.

Jika kita menderita, kesakitan kita tidak terletak pada luka kita, tapi dalam hati nurani alam.

Jangan kau anggap bahwa cinta itu datang kerana pergaulan yang lama atau rayuan yang terus menerus.

Cinta adalah tunas pesona jiwa, dan jika tunas ini tak tercipta dalam sesaat,
ia takkan tercipta bertahun-tahun atau bahkan dari generasi ke generasi.

Wanita yang menghiasi tingkah lakunya dengan keindahan jiwa dan raga adalah sebuah kebenaran, yang terbuka namun rahsia, ia hanya dapat difahami melalui cinta, hanya dapat disentuh dengan kebaikan, dan ketika kita mencoba untuk menggambarkannya ia menghilang bagai segumpal uap. – Khalil Gibran

Sangat mengarukan Bukan? Lanjut ke puisi cinta abadi untuk para ibu diseluruh penjuru dunia yuk..

 

Ibu

jajalyo.blogspot.com
jajalyo.blogspot.com

Ibu merupakan kata tersejuk yang dilantunkan oleh bibir -bibir manusia.

Dan “Ibuku” merupakan sebutan terindah. Kata yang semerbak cinta dan impian, manis dan syahdu yang memancar dari kedalaman jiwa.

Ibu adalah segalanya. Ibu adalah penegas kita dilaka lara, impian kita dalam rengsa, rujukan kita dikala nista.

Ibu adalah mata air cinta, kemuliaan, kebahagiaan dan toleransi.
Siapa pun yang kehilangan ibunya, ia akan kehilangan sehelai jiwa suci yang senantiasa merestui dan memberkatinya.

Alam semesta selalu berbincang dalam bahasa ibu. Matahari sebagai ibu bumi yang menyusuinya melalui panasnya.

Matahari tak akan pernah meninggalkan bumi sampai malam merebahkannya dalam lentera ombak, syahdu tembang beburungan dan sesungaian.

Bumi adalah ibu pepohonan dan bebungaan. Bumi menumbuhkan, menjaga dan membesarkannya.

Pepohonan dan bebungaan adalah ibu yang tulus memelihara bebuahan dan bebijian. Ibu adalah jiwa keabadian bagi semua wujud. Penuh cinta dan kedamaian. – Khalil Gibran

Wahai ibu, tak akan pernah padam cinta ini untukmu, walaupun telah lama lekam oleh waktu.

 

Aku Bicara Perihal Cinta

Khalil Gibran-Puisi Cinta
500px.com

Apabila cinta memberi isyarat kepadamu, ikutilah dia. Walau jalannya sukar dan curam.

Dan apabila sayapnya memelukmu menyerahlah kepadanya. Walau pedang tersembunyi di antara ujung-ujung sayapnya bisa melukaimu.

Dan kalau dia bicara padamu percayalah padanya. Walau suaranya bisa membuyarkan mimpi-mimpimu bagai angin utara mengobrak-abrik taman.

Karena sebagaimana cinta memahkotai engkau, demikian pula dia
kan menyalibmu.

Sebagaimana dia ada untuk pertumbuhanmu, demikian pula dia ada untuk pemangkasanmu.
Sebagaimana dia mendaki kepuncakmu, dan membelai mesra ranting-rantingmu nan paling lembut yang bergetar dalam cahaya matahari.

Demikian pula dia akan menghunjam ke akarmu, dan mengguncang-guncangnya di dalam cengkeraman mereka kepada kami.
Laksana ikatan-ikatan dia menghimpun engkau pada dirinya sendiri.

Dia menebah engkau hingga engkau telanjang.
Dia mengetam engkau demi membebaskan engkau dari kulit arimu.
Dia menggosok-gosokkan engkau sampai putih bersih.
Dia merembas engkau hingga kau menjadi liar, dan kemudian dia mengangkat engkau ke api sucinya.

Sehingga engkau bisa menjadi roti suci untuk pesta kudus Tuhan.
Semua ini akan ditunaikan padamu oleh Sang Cinta, supaya bisa kaupahami rahasia hatimu, dan di dalam pemahaman dia menjadi sekeping hati Kehidupan.

Namun apabila dalam ketakutanmu, kau hanya akan mencari kedamaian dan kenikmatan cinta.
Maka lebih baiklah bagimu, kalau kaututupi ketelanjanganmu,
dan menyingkir dari lantai-penebah cinta.

Memasuki dunia tanpa musim tempat kaudapat tertawa, tapi tak seluruh gelak tawamu, dan menangis, tapi tak sehabis semua airmatamu.

Cinta tak memberikan apa-apa kecuali dirinya sendiri, dan tiada mengambil apa pun kecuali dari dirinya sendiri.
Cinta tiada memiliki, pun tiada ingin dimiliki, karena cinta telah cukup bagi cinta.

Pabila kau mencintai kau takkan berkata, TUHAN ada di dalam hatiku,
tapi sebaliknya, “Aku berada di dalam hati TUHAN”.
Dan jangan mengira kaudapat mengarahkan jalannya Cinta, sebab cinta, pabila dia menilaimu memang pantas, mengarahkan jalanmu.

Cinta tak menginginkan yang lain kecuali memenuhi dirinya. Namun pabila kau mencintai dan terpaksa memiliki berbagai keinginan, biarlah ini menjadi aneka keinginanmu.

Meluluhkan diri dan mengalir bagaikan kali, yang menyanyikan melodinya bagai sang malam.

Mengenali penderitaan dari kelembutan yang begitu jauh.
Merasa dilukai akibat pemahamanmu sendiri tenung cinta, dan meneteskan darah dengan ikhlas dan gembira.

Terjaga di kala fajar dengan hati seringan awan, dan mensyukuri hari haru penuh cahaya kasih.

Istirah di kala siang dan merenungkan kegembiraan cinta yang meluap-luap, kembali ke rumah di kala senja dengan rasa syukur, lalu tertidur dengan doa bagi kekasih di dalam hatimu, dan sebuah gita puji pada bibirmu. – Khalil Gibran

 

 

Pandangan Pertama

Pandangan Pertama, Khalil Gibran
kompasiana.com

Itulah saat yang memisahkan aroma kehidupan dari kesedarannya.
Itulah percikan api pertama yang menyalakan wilayah-wilayah jiwa.
Itulah nada magis pertama yang dipetik dari dawai-dawai perak hati manusia.
Itulah saat sekilas yang menyampaikan pada telinga jiwa tentang risalah hari-
hari yang telah berlalu, dan mengungkapkan karya kesadaran yang dilakukan
malam, menjadikan mata jernih melihat kenikmatan di dunia dan menjadikan
misteri-misteri keabadian di dunia ini hadir.

Itulah benih yang ditaburan oleh Ishtar; dewi cinta, dari suatu tempat yang
tinggi.
Mata mereka menaburkan benih di dalam ladang hati, perasaan
memeliharanya, dan jiwa membawanya kepada buah-buahan.

Pandangan pertama kekasih adalah seperti roh yang bergerak di permukaan
air mengalir menuju syurga dan bumi.

Pandangan pertama dari sahabat
kehidupan menggemakan kata-kata Tuhan, “Jadilah, maka terjadilah ia” – Khalil Gibran

 

Cinta Yang Agung

Cinta Yang Agung - Karya Khalil Gibran
islam.com.kw

Adalah ketika kamu menitikkan air mata dan masih peduli terhadapnya..

Adalah ketika dia tidak mempedulikanmu dan kamu masih menunggunya dengan setia..

Adalah ketika dia mulai mencintai orang lain dan kamu masih bisa tersenyum sembari berkata ‘Aku turut berbahagia untukmu..

Apabila cinta tidak berhasil, bebaskan dirimu, biarkan hatimu kembali melebarkan sayapnya dan terbang ke alam bebas lagi..

Ingatlah bahwa kamu mungkin menemukan cinta dan kehilangannya..

Tapi..ketika cinta itu mati.. kamu tidak perlu mati bersamanya..

Orang terkuat BUKAN mereka yang selalu menang..MELAINKAN mereka yang tetap tegar ketika mereka jatuh.

– Khalil Gibran

Tinggalkan komentar