6 Kecelakaan Pesawat Terbang Paling Mengenaskan di Dunia

Beberapa waktu ini, dunia dikejutkan dengan banyaknya kecelakaan pesawat yang menyebabkan jatuhnya ratusan korban jiwa. Mulai dari pesawat MH370 sampai jatuhnya pesawat Rusia.

Sampai sekarang belum ada kepastian di mana titik jatuhnya pesawat milik Malaysia Airlines MH370. Selang beberapa bulan, lagi-lagi Malaysia Airlines tercoreng karena pesawat MH17 yang jatuh di daratan Ukraina.

Pesawat MH17 besutan perusahaan Boeing asal Amerika Serikat, menjadi sasaran rudal para pemberontak Ukraina. Mereka salah mengira dan tak mengetahui bahwa pesawat itu adalah pesawat Malaysia.

Dua pesawat Malaysia Airlines yang jatuh itu telah menelan 500 korban jiwa lebih, hanya dalam waktu 4 bulan.

Di Indonesia sendiri banyak terjadi kecelakaan dari tahun 2014 sampai sekarang. Yang paling memakan banyak korban jiwa adalah peristiwa jatuhnya pesawat Hercules A-1310 di Medan, yang merenggut 122 nyawa penumpang.

Teranyar lagi adalah jatuhnya pesawat Rusia di daratan Sinai, Mesir yang kembali menelan banyak korban. Diperkirakan ada 224 penumpang tewas dalam insiden tersebut.

Sepertinya dunia penerbangan belum banyak belajar dari sejumlah peristiwa kecelakaan besar yang pernah terjadi di dunia.

Sejarah mencatat ada empat kecelakaan pesawat terbesar dengan korban lebih dari 300 jiwa. Berikut empat kecelakaan pesawat paling mengerikan tersebut.

Bandara Tenerife, Insiden 1977

securiteaerienne.com

27 Maret 1977, terjadi ledakan bom di Grand Canaria Airport. Pesawat KLM 4805 dan Pan Am 1736 yang semula dijadwalkan mendarat di sana terpaksa dialihkan ke bandara Tenerife.

Naas, kabut tebal tengah menyelimuti, radar yang minim di bandara kecil itu, menyebabkan miskomunikasi yang fatal.

Pesawat KLM 4805 dan Pan Am 1736 mendarat dalam waktu yang berdekatan. Pesawat Pan Am yang mendarat lebih dahulu dilindas begitu saja oleh KLM 4805.

Tak salah lagi, inilah kecalakaan pesawat paling mengerikan dan menelan korban jiwa terbanyak sepanjang sejarah penerbangan.

Total 583 orang meninggal dalam tragedi tersebut. Semenjak itu seluruh bandara di dunia benar-benar melakukan revolusi dalam sistem penerbangan dan perekrutan pilot.

Pilot tidak hanya mengandalkan teknologi dan situasi yang dilaporkan, namun juga harus peka dan mampu menaksir kondisi sekitar sebelum mengambil keputusan.


Japan Airlines, Tokyo 1985

amazonaws.com

Berselang 8 tahun dari tragedi Tenerife, kecelakaan pesawat yang tak kalah dahsyatnya terjadi di bandara Tokyo. Japan Airlines nomor 123 bertolak dari Tokyo menuju Osaka pada 12 Agustus 1985.

Kesalahan teknis mesin terjadi akibat ada tekanan dari bagian belakang pesawat. Pesawat pun terbang rendah dan menghantam gunung Takamagahara.

15 awak pesawat dan 505 penumpang tewas, sedangkan 4 penumpang selamat. Dengan 520 korban jiwa menjadikan peristiwa Tokyo sebagai kecelakaan pesawat terganas kedua sepanjang sejarah.

Setelah insiden, baru diketahui, bahwa ternyata pesawat Japan Airlines tersebut sudah mengalami kerusakan dari tujuh tahun yang lalu.


Mid-Air Collision 1996

youtube.com

Inilah tragedi tabrakan 2 pesawat paling mengerikan yang terjadi di atas langit. Tepatnya pada tanggal 12 November 1996 ketenangan desa Charkri Dadri tiba-tiba saja terusik.

Penduduk terkejut bukan kepalang ketika melihat dua pesawat bertabrakan di udara. Seketika 349 penumpang tewas dalam kecelakaan tersebut.

Investigasi mengungkap banyaknya kesalahan mulai dari pilot yang tidak memahami bahasa Inggris, sehingga tidak dapat berkomunikasi dengan baik.

Belum lagi sistem bandara di Indira Gandhi yang menggunakan koridor yang sama untuk keberangkatan dan kedatangan pesawat.

 


Turkish Airlines 1971

en.wikipedia.org

Turkish Airlines Penerbangan nomor 981 terjatuh di luar dari Paris pada Maret 1974 dan menewaskan 346 orang.

Kesimpulan dari investigasi mengatakan penyebab kecelakaan berasal dari meledaknya kargo belakang pesawat. Hingga menyebabkan dekompresi, memutuskan kabel dan menghilangkan kendali pilot.


Saudi Arabia 1980

techtalkshq.com

Tidak seperti lainnya, insident ini bukan karena benturan atau pesawat jatuh ke darat. Setelah Saudi Arabia airlines mengetahui ada asap dan api di dalam kompartemen kargo, pesawat yang sempat mengudara selama 6 menit memutar balik ke bandara untuk melakukan pendaratan darurat.

Pesawat sebetulnya berhasil mendarat dengan selamat. Namun naas, terlalu pendaratan darurat yang terlalu jauh dari kendaraan darurat untuk evakuasi. Akhirnya penumpang yang tak dapat keluar meninggal karena menghirup asap dan panas api.

Total 301 penumpang dan kru pesawat meninggal dalam tragedi tahun 1980 ini.


Iran Air 655 1988

lists10.com

Boleh dibilang ini bukan sekedar kecelakaan, ini adalah kejahatan kemanusian jika memang benar ada unsur kesengajaan. Misil Amerika menembak jatuh pesawat sipil dari Iran yang hendak menuju Dubai.

290 tewas seketika dalam peristiwa ini. Pemerintah Amerika menyangkal bahwa ada kesengajaan, misil Amerika salah mendeteksi pesawat yang dikiranya adalah pesawat musuh.

Dalam pengadilan mahkamah internasional, Amerika Serikat dituntut untuk membayar kompensasi kepada korban dengan total keseluruhan mencapai 68 juta dolar.


Tinggalkan komentar