Kejahatan Apartheid yang Terjadi di Afrika Selatan

Apartheid merupakan suatu sistem pemisahan ras yang diberlakukan oleh pemerintahan suatu negara yang bertujuan untuk mengistimewakan suatu ras atau kelompok tertentu. Sistem tersebut pertama kali diterapkan oleh pemerintah kulit putih Belanda di negara Afrika Selatan ketika negara tersebut masih dalam penjajahannya.

Awal mula apharteid diterapkan yaitu di awal abad ke 20 sampai tahun 1990 di Afrika Selatan. Sistem tersebut kemudian mengalami perkembangan menjadi suatu kebijakan politik resmi pemerintah Afrika Selatan.

Kebijakan politik tersebut berisi tentang peraturan dan program yang memiliki tujuan melestarikan pemisahan ras secara terstruktur namun pada akhirnya kebijakan tersebut dihapus pada tahun 1990.

www.google.com
www.google.com

Dengan adanya kebijakan tersebut, rakyat Afrika Selatan dibagi menjadi empat golongan besar yang antara lain sebagai berikut:

  1. Golongan kulit putih yang merupakan keturunan Eropa.
  2. Golongan suku bangsa Bantu (salah satu suku bangsa yang ada di Afrika Selatan).
  3. Golongan Asia yang mayoritas adalah orang India dan Pakistan.
  4. Golongan kulit berwarna yang merupakan orang-orang yang mempunyai darah campuran.

Apartheid yang diberlakukan oleh pemerintah Afrika Selatan ini mendapat banyak kontra dari dunia internasional. Bahkan PBB sangat mengutuk kebijakan tersebut. Tidak berhenti sampai disitu, kebijakan tersebut juga mendapat tentangan dari masyarakat Afrika Selatan sendiri.

Banyak terjadi gerakan pemberontakan yang bertujuan agar pemerintah menghapus kebijakan apartheid tersebut. Dan salah satu gerakan yang terkenal adalah yang dipimpin oleh Nelson Mandela yang mana pada akhirnya bisa menghapuskan kebijakan tersebut dari negara Afrika Selatan.

Itulah sedikit gambaran tentang apartheid.semoga bermanfaat.

Tinggalkan komentar