5 Benda dan Bangunan Peninggalan Kerajaan Kalingga

Kerajaan Kalingga adalah sebuah kerajaan bercorak Hindu yang ditemukan di Jawa Tengah sekitar abad ke 6 masehi. Dari cerita yang beredar, letak pusat kerajaan ini belum jelas, kemungkinan terletak di suatu tempat antara Kabupaten Jepara dan Kabupaten Pekalongan.

Nah, pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai peninggalan-peninggalan dari Kerajaan Kalingga. Yuk, simak dengan seksama.

 

Prasasti Tukmas

yoedana.wordpress.com

Prasasti Tukmas adalah sebuah prasasti dengan bahasa Sansekerta. Prasasti ini ditemukan di Kecamatan Grabak, Kabupaten Magelang. Lebih tepatnya prasasti ini terletak di sebelah barat Gunung Merapi. Dengan ditemukannya prasasti ini, setidaknya hal menunjukkan bahwa Kerajaan Kalingga mempunyai wilayah kekuasaan yang cukup luas dan kekuatan militer yang cukup tangguh.

Dalam Prasasti Tukmas terdapat deretan tulisan Pallawa yang memuat beberapa gambar dan ungkapan. Kerajaan Kalingga menggambarkan tentang sungai yang mengalir di lereng gunung merapi dengan air yang begitu jernih yang mirip dengan sungai Gangga di India. Sedangkan gambar yang termuat dalam prasasti ini menggambarkan kedekatannya dengan dewa-dewi Hindu.

Prasasti Sojomerto

kebudayaan.kemdikbud.go.id

Berbeda dengan Prasasti Tukmas yang ditemukan di Kabupaten Magelang, Prasasti Sojomerto adalah sebuah prasasti yang terdapat di kabupaten Batang. Disebut Sojomerto karena tempat prasasti ini terdapat di dusun Sojomerto.

Jika dalam Prasasti Tukmas tulisan di dalamnya berbentuk Pallawa, nah di prasasti ini tulisannya berbahasa melayu kuno dan berbentuk aksara kawi. Hal ini menunjukan bahwa prasasti ini dibangun pada sekitar abad ke-7.

Dalam tulisan prasasti ini setidaknya menceritakan keluarga kerajaan, salah satunya adalah Dapunta Saylendra yang merupakan pendiri kerajaan kalingga. Dari nama tersebut bisa diketahui bahwa Dapunta Saylendra bisa dibilang merupakan garis keturunan dari Dinasti Saylendra yang berkuasa cukup lama bersama Kerajaan Mataram Hindu.

Candi Angin

murianews.com

Candi Angin terletak di desa Tempur, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara. Karena letaknya yang cukup tinggi namun tidak roboh terkena angin, maka candi ini dinamakan Candi Angin.

Menurut para peneliti, Candi Angin mempunyai umur yang lebih tua daripada Candi Borobudur. Bahkan ada yang beranggapan bahwa candi ini adalah buatan manusia purba dikarenakan tidak terdapat ornamen-ornamen Hindu-Budha.

Candi Bubrah

pegipegi.com

Candi Bubrah terdapat di Desa Tempur, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Candi Bubrah merupakan salah satu Candi Buddha yang berada di dalam kompleks Taman Wisata Candi Prambanan, yakni di antara Candi Sewu dan Percandian Rara Jonggrang.

Adapun secara administratif, candi ini terdapat di Dukuh Bener, Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah.

Dinamakan Candi Bubrah karena kondisi candi ini rusak (bubrah dalam bahasa Jawa) sejak pertama kali ditemukan. Menurut perkiraan, candi ini dibangun sekitar abad ke 9 pada zaman Kerajaan Mataram Kuno, yakni satu periode dengan Candi Sewu.

Candi ini memiliki ukuran 12 m x 12 m dan terbuat dari jenis batu andesit, dengan sisa reruntuhan setinggi 2 meter saja. Saat pertama kali ditemukan masih terdapat beberapa Arca Buddha, meskipun tidak utuh lagi.

Prasasti Upit

anangpaser.wordpress.com

Prasasti Upit disimpan di kantor Purbakala Jawa Tengah, tepatnya di Prambanan Klaten. Kampung ngupit merupakan daerah perdikan yang dianugerahkan oleh Ratu shima. Kampung ngupit terdapat di Desa Ngawen, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Klaten.

Demikian sedikit penjelasan mengenai peninggalan-peninggalan dari Kerajaan Kalingga. Semoga dengan mengetahui peninggalan Kerajaan Kalingga ini bisa menambah pengetahuanmu mengenai sejarah. Akhir kata semoga bermanfaat. Sekian dan terima kasih.