Melindungi Kulit dari Sinar Matahari

Sinar matahari memang bermanfaat bagi kulit. Namun, jika kulit terlalu sering terpapar sinar matahari juga berakibat buruk pada kulit. Terutama saat tengah hari, radiasi yang terdapat di UVA dan UVB pada sinar matahari, dapat merusak jaringan DNA kulit. Bahkan hal ini juga menyebabkan terjadinya kanker kulit. Ada banyak cara untuk melindungi kulit dari efek buruk sinar matahari. Di antaranya adalah 5 hal berikut ini.

1. Penggunaan Tabir Surya

Upayakan setiap hari Anda menggunakan tabir surya atau pelembab, bahkan meskipun cuaca sedang mendung atau aktivitas Anda di dalam gedung. Pilih tabir surya atau pelembab dengan perlindungan UVA dan UVB dan minimal SPF 15. Ketika berjemur di pantai hendaknya gunakan sunblock. Adapun untuk aktivitas sehari-hari, gunakan sunscreen.

2. Hindari berada di bawah sinar matahari langsung

Usahakan Anda tidak berada di luar ruangan pada pukul 10.00-16.00. Jika terpaksa keluar ruangan pada jam-jam tersebut, sebaiknya gunakan tabir surya tingkat tinggi (minimal SPF 30). Tidak ada salahnya Anda memakai kacamata hitam dan topi agar kulit wajah tidak terbakar dan bebas dari flek-flek hitam. Anda juga perlu sedia payung tidak hanya pada musim hujan saja. Hindari pula membilas wajah dengan air dingin seusai berada di bawah sinar matahari. Wajah membutuhkan adaptasi dengan suhu ruangan sebelum dibersihkan.

3. Banyak minum air

Selain perlindungan dari luar, lakukan juga perlindungan dari dalam. Hal ini penting untuk menjaga elastisitas kulit. Kulit akan senantiasa terhidrasi dengan baik jika Anda mengkonsumsi air minimal 1 gelas setiap 30 menit. Kulit yang terhidrasi lebih tahan terhadap efek sinar matahari daripada kulit yang kering.

4. Hindari pantulan sinar matahari

Pantulan sinar matahari memiliki 85% efektivitas seperti layaknya sinar matahari langsung. Obyek-obyek yang memantulkan sinar matahari adalah air, pasir, dan kaca. Itulah mengapa saat berada di pantai, kulit lebih rentan terbakar. Selain pantai, jalan raya yang lalu lintasnya padat dan polusinya banyak juga memiliki efek yang berbahaya bagi kulit.

5. Periksa diri ke dokter kulit

Apabila kulit Anda menunjukkan tanda-tanda yang sebelumnya tidak pernah ada, segera kunjungi dokter kulit agar dapat diperiksa atau didiagnosa. Deteksi dini dapat membantu proses penyembuhan kulit yang bermasalah, bahkan untuk kanker kulit sekalipun.

Semoga bermanfaat.

Tinggalkan komentar