Mendeteksi Kanker

Mengerikan. Satu kata yang mungkin terucap untuk kata Kanker. Penyakit ini terjadi akibat sel-sel jaringan tubuh yang tumbuh tidak normal sehingga berubah menjadi sel kanker. Sel-sel kanker ini dapat menyebar ke bagian tubuh lainnya sehingga dapat menyebabkan kematian. Perlu diketahui juga, kanker adalah istilah umum untuk semua jenis tumor ganas.

Ada 16 jenis kanker, yaitu:

1. Kanker Payudara

2. Kanker Serviks

3. Kanker Rahim

4. Kanker Ovarium

5. Melanoma (Kanker Kulit)

6. Kanker Prostat

7. Kanker Testis

8. Leukemia (Kanker Darah)

9. Kanker Perut (Lambung)

10. Kanker Paru-paru

11. Kanker Colorectal (Colon dan Rectum)

12. Kanker Otak

13. Kanker Kandung Kemih

14. Kanker Ginjal

15. Kanker Hati

16. Kanker Pankreas

Gejala Kanker

Pahami kondisi-kondisi yang tidak normal pada diri Anda. Jika salah satu kondisi seperti di bawah ini, mungkin Anda mengidap kanker.

1. Waktu buang air besar atau kecil ada perubahan kebiasaan atau gangguan.

2. Alat pencernaan terganggu dan susah menelan.

3. Suara serak atau batuk yang tak sembuh-sembuh.

4. Payudara atau di tempat lain ada benjolan (tumor).

5. Andeng-andeng (tahi lalat) yang berubah sifatnya, menjadi semakin besar dan gatal.

6. Darah atau lendir yang abnormal keluar dari tubuh7. Adanya koreng atau borok yang tak mau sembuh-sembuh.

Cara Mendeteksi Kanker Sejak Dini

Cara utama untuk mendeteksi kanker stadium awal adalah skrining (screening). Cara ini sangat membantu untuk meningkatkan tingkat kelangsungan hidup dalam pengobatan kanker. Setidaknya ada lima macam skrining untuk mengetahui apakah Anda mengidap kanker atau tidak. Berikut daftarnya.

1. USG (Ultrasonography)

Cara ini ekonomis, nyaman, non-invasif, dan tidak ada efek samping.
Biasanya digunakan untuk mendeteksi tumor abdomen, seperti kanker ginjal, kanker hati, tumor panggul, kanker panggul, kanker ovarium, tumor payudara dan tumor leher, serta mengidentifikasi tingkat keganasan tumor, lokasi, ukuran dan sebagainya.

Tiga hari sebelum melakukan USG, sebaiknya hindari konsumsi susu, kacang-kacangan dan makanan yang memicu gas fermentasi lainnya. Satu hari sebelum melakukan pemeriksaan sebaiknya melakukan diet ringan. Pada hari pemeriksaan perut harus dikosongkan, dilarang makan dan minum. Sebelum melakukan USG pada panggul diharuskan menjaga cairan pada kandung kemih, tetapi 2 jam sebelum pemeriksaan sebisa minum sekitar 1000 ml air. Untuk USG pada vagina, kandung kemih harus dalam keadaan kosong.

2. Tes darah

Tidak usah takut karena luka yang diakibatkan tes ini hanya kecil dan tidak mempunyai efek samping. Biasanya cara ini digunakan untuk mendeteksi kanker prostat, kanker hati, kanker ovarium, kanker usus, kanker paru-paru, kanker lambung, serta menelusuri fungsi normal dari tiap-tiap organ. Cara ini juga berfungsi sebagai tumor-marker dan memantau kekambuhan pada kanker.

3. X-ray

Cara ini merupakan cara non-invasif (tanpa pembedahan) dan nyaman. Namun, sinar radiasi yang berlebih dapat menyakiti tubuh pasien. Sebisa mungkin kurangi terkena langsung pada penyinaran dengan menyinar hanya di bagian yang dimaksud saja agar meminimalkan waktu penyinaran. Biasanya digunakan untuk mendiagnosa kanker pada bagian dada, seperti kanker paru-paru dan kanker payudara. Cara ini tidak disarankan bagi anak-anak, orang hamil, dan bagi wanita yang ingin melahirkan pada usia muda sebaiknya menghindari radiasi sinar X.

4. Pap smear

Jika menggunakan cara ini, tidak akan ada rasa sakit, tidak ada efek samping, dan keakuratannya lebih terjamin. Biasanya digunakan untuk mendiagnosa kanker serviks. Sebaiknya, pemeriksaan dilakukan saat tidak dalam masa haid. Apabila terjadi infeksi ginekologi atau peradangan akut, sebaiknya menunggu sakit yang sembuh baru melakukan pemeriksaan. 24-48 jam sebelum melakukan pemeriksaan jangan membersihkan bagian vagina.

5. Endoskopi

Cara ini dapat langsung memahami bentuk tumor, penyebaran, tingkat keganasan, dan memiliki keakuratan yang tinggi. Endoskopi yang sering digunakan terdapat esophagoscopy, gastroskopi dan kolonoskopi. Biasanya digunakan untuk mendeteksi kanker usus dan kanker lambung. Tiga hari sebelum melakukan pemeriksaan, sebaiknya tidak memakan makanan yang mengandung residu, makanan semi-cair, buah dan sayuran. Pada hari pemeriksaan dilarang sarapan.

Semua alat-alat di atas terdapat di rumah sakit besar. Segera periksakan diri Anda dan berkonsultasi metode skrining mana yang sebaiknya Anda lakukan untuk mendeteksi kanker.

Semoga informasi ini bermanfaat.

Tinggalkan komentar