Mengatasi Insomnia

Insomnia atau susah tidur merupakan suatu gejala kelainan berupa kesulitan untuk tidur atau mempertahankan tidur walaupun mempunyai kesempatan untuk itu. Gejala insomnia atau susah tidur biasanya diikuti dengan gangguan fungsional pada saat bangun. Pada manusia normal minimal menghabiskan waktu 6 – 8 jam/hari untuk tidur, orang insomnia lebih kurang dari waktu tersebut.

Penyebab insomnia ada berbagai macam, di antaranya kelainan emosional, kelainan pada fisik, dan pemakaian pada jenis obat-obatan. Kecemasan, stres, depresi, kegelisahan, atau ketakutan akan suatu hal juga dapat menyebabkan insomnia. Terkadang seseorang tersebut sulit tidur tidak hanya karena badan dan otaknya tidak lelah.

Insomnia dapat diobati secara cepat dengan menggunakan obat-obatan kimia yang berfungsi untuk merangsang tidur. Akan tetapi, cara seperti ini akan menimbulkan efek samping dan efek obat tidurnya pun hanya dalam jangka waktu pendek. Terlalu sering mengkonsumsi obat yang merangsang tidur juga dapat membuat ketergantungan. Apabila Anda salah satu orang yang mempunyai gejala insomnia, beberapa cara berikut dapat Anda ikuti.

1. Hindari cahaya pada saat tidur
Cahaya terang dapat menghambat proses produksi hormon melatonin pada tubuh Anda sehingga Anda susah untuk tidur. Matikan sumber cahaya seperti TV, komputer, lampu kamar tidur, atau yang lainnya sebelum Anda tidur. Untuk sumber cahaya yang tidak dapat dimatikan, Anda dapat menggunakan kain gelap untuk menutupinya.

2. Olahraga secara teratur
Energi yang didapatkan setelah melakukan olahraga dapat membuat tubuh tetap terjaga. Beri jarak antara selesai berolahraga dengan waktu Anda tidur antara 3-4 jam. Anda dapat melakukan olahraga ringan, seperti yoga, push up, atau yang lainnya.

3. Jangan merokok
Nikotin pada rokok dapat membuat tubuh semakin terjaga dan akhirnya keinginan untuk tidur pun susah untuk dilakukan. Terapkan hidup sehat, hindari rokok, agar Anda dapat tidur dengan nyenyak.

4. Mandi air hangat
Apabila lelah bekerja seharian, mandilah dengan air hangat untuk mengatasi otot-otot yang tegang. Anda lebih mudah untuk tidur nyenyak karena tubuh menjadi lebih nyaman setelah mandi.

5. Tidak mengkonsumsi kafein
Kandungan nikotin pada rokok sama halnya dengan kafein yang dapat membuat tubuh semakin terjaga. Urungkan niat Anda untuk mengkonsumsi kafein apabila Anda ingin nyenyak tidur pada malam hari.

6. Buat suasana kamar lebih nyaman
Sebelum Anda tidur, usahakan buatlah suasana kamar yang nyaman dengan menyisihkan barang yang dianggap tidak penting pada kamar. Suasana kamar yang nyaman dan bersih dapat membantu Anda tidur dengan nyenyak.

7. Hindari melihat ke arah jam
Hal ini untuk mencegah tidur Anda tersiksa apabila Anda terus-menerus melihat jam yang akhirnya menyebabkan Anda khawatir dengan sisa waktu tidur sebelum hari esok dimulai. Untuk itu, tempatkan jam ke arah yang bertentangan dengan jarak pandang tidur Anda.

8. Menetralisir suara
Suara kendaraan, tetesan keran, anjing menggonggong, atau yang lainnya dapat menghilangkan sebagian besar waktu tidur Anda. Untuk itu, buatlah sebuah suara yang teratur dan tenang, seperti suara dari kipas angin, AC, atau suara yang lainnya. Selain itu, Anda juga dapat menggunakan sumbat telinga atau ear plugs.

9. Buat pikiran Anda menjadi rileks
Redakan emosi atau pikiran lainnya yang menggangu sekitar 1 jam sebelum waktu Anda tidur. Lakukan aktivias ringan, seperti, mendengarkan musik atau yang lainnya yang dapat menenangkan pikiran.

10. Tempatkan leher pada posisi netral
Apabila Anda terbangun dengan leher kaku, periksa bantal yang Anda gunakan. Mungkin Anda menggunakan bantal yang terlalu tebal atau terlalu tipis. Bantal sebaiknya berukuran tepat untuk mendukung posisi leher Anda dalam posisi yang netral. Hindari posisi tidur telungkup, hal ini karena justru akan melilit leher Anda.

11. Atur jadwal tidur
Dengan mengatur jadwal tidur dan bangun setiap harinya, dapat membuat tubuh dan otak Anda terbiasa tidur dan bangun pada waktunya. Sehingga Anda dapat tertidur dengan nyenyak sepanjang malam. Pada saat Anda bangun tidur, usahakan cahaya terang selama 5-30 menit. Cahaya merupakan salah satu regulator terkuat untuk membangunkan tidur.

12. Membaca buku
Bacalah sebuah buku yang menurut Anda membosankan, sehingga Anda akan cepat lelah dan langsung tidur. Cara ini sebenarnya tidak dianjurkan. Hal ini karena tidur yang berkualitas merupakan tidur pada saat berada dalam kondisi tubuh yang rileks dan bukan karena lelah seperti membaca buku yang membosankan tersebut.

Istirahat ketika Anda lelah. Menyegarkan dan memperbaharui diri, tubuh, pikiran, dan semangat Anda. Lalu kembali bekerja. Demikian salah seorang bijak memberikan nasihat. Semoga informasi ini bermanfaat.

Satu pemikiran pada “Mengatasi Insomnia”

  1. saya mengalami insomnia sudah sejak lama,, hingga kini pun dalam sehari saya hanya bisa tidur 2-4jam karena kesibukan saya dalam bekerja,, dalam seminggu sekali saya mengalami tidur yang cukup lama, sekitar 12-18jam,, apa hal ini baik?? karena saya sangat khawatir dikala tua nanti kesehatan saya akan drop,, bagaimana yaa untuk merubah pola tidur saya tersebut? terima kasih

    Balas

Tinggalkan komentar