Niat Puasa Idul Adha 10 Hari Pertama di Bulan Dzulhijjah | Haji, Twiyah, dan Arafah

NIAT PUASA IDUL ADHA – Assalimu’alaikum warahmatullhi wabarakatuh. Tahukah kamu apa itu Idul Adha? Yah, tepat sekali, Idui Adha atau yang lebih dikenal dengan Idul Kurban adalah salah satu hari besar agama Islam yang jatuh pada tanggal 10 Dzulhijah. Hari itu merupakan hari puncak ibadah haji yang difaksanakan oleh seluruh umat muslim di dunia.

Maka tidak heran jika ada orang yang menyebutnya dengan Lebaran Haji. Dalam perayaan Idul Adha ini, kita bisa meneladani sikap taat dan ikhlas Nabi Ibrahim AS ketika mendapat perintah dari Allah SWT untuk menyembelilh putra kesayangannya, Nabi Ismail AS. Sebagai balasan dari ketaatannya, Allah SWT pun menunjukan kekuasaan-Nya.

Sebelum perayaan Idul Adha pada tanggal 10 Dzuhlihhah, kita akan melewati tanggal 1 sampai 9 Dzhulhijjah. Di hari-hari inilah kita disunnahkan untuk melakukan puasa sunnah.

Puasa sunnah 1 sampai 7 dinamakan puasa sunnah dzulhijjah, sedangkan puasa sunnah tanggal 8 (puasa tarwiya) dan 9 (puasa arafah) orang lebih sering menyebutnya sebagai puasa Idul Adha.

Niat Puasa Sunah Tanggal 1 sampai 7 Dzulhijjah

haji di arafah
solopos.com | niat puasa idul adha

NAWAITU SHAUMA SYAHRI DHILHIJJATI SUNNATAN LILLAAHI TA’AALA

“Saya niat puasa sunnah bulan Dzulhijjah karena Allah Ta’ala”

Niat Puasa Idul Adha Tarwiyah Tanggal 8 Dzulhijjah

di arafah
sindonews.com | niat puasa idul adha

NAWAITU SHAUMAT TARWIYATA SUNNATAN LILLAAHI TA’AALA

“Saya niat puasa sunnah tarwiyah karena Allah Ta’ala”

Niat Puasa Idul Adha Arafah Tanggal 9 Dzulhijjah

kambing padang pasir
wikiwan.com | niat puasa idul adha

NAWAITU SHAUMA ‘AROFATA SUNNATAN LILLAAHI TA’AALA

“Saya niat puasa sunnah arafah karena Allah Ta’ala”

Keutamaan Sepuluh Hari Pertama Bulan Dzulhijah

haji di arafah
solopos.com | niat puasa idul adha

Imam al-Bukhari dalam shahiihnya meriwayatkan dari Ibnu ‘Abbas Radhiyallahu anhuma dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa beliau bersabda:

“Tidak ada amalan yang lebih utama dari amalan di sepuluh hari pertama Dzulhijjah ini. Mereka bertanya, ‘Tidak juga jihad?’ Beliau menjawab, ‘Tidak juga jihad, kecuali seorang yang keluar menerjang bahaya dengan dirinya dan hartanya sehingga tidak kembali membawa sesuatu pun.”

HR. Al-Bukhari lihat Fat-hul Baari (II/457).

Dengan demikian kita mengetahui bahwa sepuluh hari pertama di bulan Dzhulhijjah memiliki banyak keutamaan dan lebih baik secara mutlak.

Ini karena ibadah-ibadah induk terkumpul menjadi satu pada 10 hari pertama di bulan Dzulhijjah. Ibadah-ibadah induk seperti shalat, puasa, shadaqah, dan haji.

Dari beberapa penjelasan diatas, kita mengetahui bahwa banyak ibadah yang bisa kita lakukan di 10 hari pertama di bulan Dzulhijjah tersebut. Semoga dengan pengertian penjelasan di atas bisa memudahkan Anda melakukan ibadah sunnah di bulan Dzhulhijjah termasuk niat untuk puasa sunnah Idul Adha.

Tinggalkan komentar