Pengertian Debit dan Kredit

PENGERTIAN DEBIT – Apa itu yang dimaksud dengan istilah debit (D) dan kredit (C) di bidang keuangan pertama kali di sekolah akuntansi dasar di sekolah naik. Aturan yang paling kita ingat tentang barang adalah dengan uang meningkat maka masuk ke debit, dan sebaliknya uang yang dikurangi berarti kredit.

Kenapa saat ini kita di Bank bertambah (dalam bentuk setoran tunai atau transfer dari rekening lain), di buku tabungan tercatat sebagai kredit. Begitu juga dengan bunga atau bagi hasil, mengapa balik kredit.

Mengapa saat ini saya berada di Bank adalah berkurang (dalam bentuk penarikan tunai atau transfer rekening) transaksi debit. Juga biaya administrasi atau potongan lainnya masuk debit.

Diawal akan ada perubahan dalam tambah = debit lalu dikurangi = kredit.
Buku tabungan cara penambahan = kredit lalu dikurangi debit, dan jangan sampai salah cetak dari pihak Bank.

Akun Kas

pengertian debit
Pinterest.com

Daftar umum yang kita dapatkan dalam pelajaran akuntansi dasar adalah untuk jenis akun yang disebut Kas (Kas). Akuntansi, perilaku Kas adalah jika bertambah, itu catatan sebagai debit, dan bila dikurangi maka itu kredit. Intinya buku tabungan bisa lewat cerita akun kas, atau bisa-olah kebalikan dari kas.

Sudut pandangnya bila nasabah menyetor uang ke Bank, uang itu masih milik pelanggan. Nasabah cuma menitipkan uang itu ke Bank kapan saja (kapan saja) bisa diambil kembali. Dengan kata lain Bank pinjaman uang dari nasabah, alias bank kewajiban kepada nasabah.

Utang ini dibayar oleh Bank di masa depan, tentunya dengan tambahan bunga hasil. Intinya cerita tabungan adalah kisah hutang bank kepada nasabah, dan bukan akun kas.

Kewajiban Akun Hutang

pengertian debit
Pinterest.com

Aturannya adalah kebalikan dari akun kas. Jika hutang bertambah sebagai kredit, dan utang berkurang akan dianggap debit.

Jadi setiap kali kita menyetor uang ke bank, hutang Bank bertambah sebanyak uang yang kita setor. Transaksi (tambah pembayaran) akan dianggap sebagai bentuk kredit. Lalu transaksi menarik dari bank, di catat sebagai debit.

Sama berlakunya dalam (bentuk hutang), zakat (hutang kurang), dan sebagainya. Misal, saat kita menyetor uang ke Bank, uang kita di Bank akan meningkat di samping debit.

Dengan menggunakan sudut pandang Bank, dan juga ada utang Bank pada kita, ada uang yang bisa kita ambil kapan saja.

Demikian tadi adalah penjelasan mengenai pengertian debit dan juga kredit semoga informasi ini bisa bermanfaat bagi para pembaca, terimakasih dan sampai jumpa lagi diartikel-artikel SatuJam.com lainnya.

Tinggalkan komentar