Mengenal Ciri-Ciri, Penyebab, Cara Mengobati dan Cara Mencegah Penyakit Kaki Gajah

Kaki gajah adalah salah satu jenis penyakit yang jarang sekali ditemui. Penyebab penyakit ini adalah cacing yang bernama cacing filarial. Adapun cacing filarial ini ditularkan ke dalam tubuh manusia melalui gigitan nyamuk demam berdarah. Jadi bisa dikatakan, seseorang bisa terkena penyakit kaki gajah saat mereka digigit oleh nyamuk yang telah terinfeksi oleh cacing filarial.

Nah, pada kesempatan kali ini kita akan membahas lebih dalam mengenai penyakit ini. Yuk, simak dengan seksama.

 

Ciri-ciri Penyakit Kaki Gajah

ahligizi.info

Seseorang yang terkena penyakit kaki gajah biasanya mengalami ciri-ciri seperti ini.

  • Demam yang terus berulang selama 3-5 hari, demam bisa hilang jika istirahat dan akan muncul lagi setelah bekerja berat.
  • Terjadinya pembengkakan kelenjar getah bening (tanpa adanya luka) di area lipatan paha, ketiak (lymphadenitis) yang terlihat kemerahan, sakit dan juga panas.
  • Radang saluran kelenjar getah bening yang terasa sakit dan panas yang menjalar dari pangkal tangan atau pangkal kaki ke arah ujung (retrograde lymphangitis).
  • Filarial abses akibat seringnya menderita pembengkakan kelenjar getah bening, bisa pecah serta mengeluarkan darah dan nanah.
  • Pembesaran tangan, tungkai, buah dada, dan buah zakar yang nampak kemerahan dan terasa panas.

Penyebab Penyakit Kaki Gajah

detakpalembang.com

Penyakit kaki gajah disebabkan oleh 3 spesies cacing filarial. Yakni Brugia Timori, Brugia Malayi, dan Wuchereria Bancrofti. Cacing ini seperti benang dan hidup dalam tubuh manusia terutama dalam darah dan kelenjar getah bening.

Cacing ini bisa hidup dalam kelenjar getah bening manusia selama 3-6 tahun. Selain itu. cacing dewasa betina dalam tubuh manusia bisa menghasilkan jutaan anak cacing yang beredar dalam tubuh manusia apalagi pada malam hari.

Cara Deteksi dan Pengobatan Penyakit Kaki Gajah

magelangimages.wordpress.com

Bagaimana Mendeteksi Penyakit Kaki Gajah?

Sebelum penyakit gajah yang diderita menjadi kronis dan semakin parah, maka harus ada pemeriksaan laboratorium untuk mendeteksi apakah tubuh pasien tersebut sudah mengancung cacing filarial atau tidak. Jika ingin melakukan pemeriksaan ini, maka harus dilakukan sebelum gejala kaki gajah parah berupah pembengkakan tetap terjadi.

Biasanya saat pasien telah mengalami gejala serta pembengkakan, maka saat itu pula pasien harus segera melakukan pemeriksaan ke dokter supaya mendapatkan penanganan medis secara cepat dan tepat.

Adapun pendeteksian penyakit kaki gajah bisa dilakukan pada jam 8 malam. Hal ini dikarenakan pada waktu ini, mikrofilaria yang nantinya bisa berubah menjadi cacing filarial masih berada di bagian darah tepi. Sehingga pemeriksaan menjadi lebih mudah dilakuan.

Bagaimana Mengobati Penyakit Kaki Gajah?

Gejala awal kaki gajah yang terdeteksi bisa disembuhkan dengan cara melakukan pemusnahan terhadap telur-telur dari cacing filarial yang berada dalam tubuh. Dengan melakukan hal ini, maka pasien bisa terhindar dari gangguan kaki gajah kronis.

Pencegahan Penyakit Kaki Gajah

aktual.com

Ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk mencegah penyakit kaki gajah ini. Nah, berikut ini merupakan cara mencegah penyakit kaki gajah agar tidak sampai terjadi. Selain itu, cara ini juga bisa mencegah bertumbuhnya cacing filarial di dalam tubuh kamu.

  • Vaksinasi kaki gajah.
  • Selalu membersihkan tempat tinggal dan lingkungan sekitar dari sampah dan genangan air. Cara ini dilakukan supaya bisa meminimalisir populasi nyamuk yang biisa membawa penyebaran cacing filarial.
  • Selalu memakai perangkat anti nyamuk seperti lotion anti nyayuk serta berbagai peralatan pencegah gigitan nyamuk.
  • Selalu mengonsumsi makanan yang sehat, bersih, dan juga bergizi. Cara ini dilakukan agar bisa meningkatan daya tahan tubuh serta mencegah masuknya bakteri dan kuman-kuman yang bisa membahayakan kesehatan tubuh.

Demikian sedikit penjelasan mengenai penyakit kaki gajah. Semoga bermanfaat ya, sekian dan terima kasih.

Tinggalkan komentar