Cegah Buah Hati dari Penyimpangan Seksual

Apakah si kecil meskipun laki-laki gemar bermain boneka dan masak-masakan? Selain itu ia juga senang dengan warna-warna feminin seperti pink. Ia sama sekali tak tertarik dengan mobil-mobilan dan perang-perangan.

Begitu juga dengan anak perempuan. Ia menyukai permainan maskulin seperti balapan mobil dan robot-robotan. Sama sekali tak melirik saat ayahnya pulang dinas luar membawakan boneka barbie.

Jika ayah bunda memiliki anak dengan kondisi seperti ini, ayah bunda harus berhati-hati. Bisa jadi ia mengalami penyimpangan seksual. Mungkin ayah bunda menganggapnya hal kecil, “Halah paling juga kalau sudah besar ia tidak seperti ini lagi.”

Namun jika ayah bunda tidak segera tanggap dan mencari solusi, bisa jadi terjadi hal tidak diinginkan di masa depan. Semua orang tua di dunia tentu tidak menginginkan buah hatinya kelak menjadi menjadi bagian dari Lesbian, Gay, dan Transgender (LGBT).

Waspada adalah sikap yang wajib ayah bunda miliki. Jangan biarkan penyimpangan ini terus terjadi dan semakin parah. Salah satu cara mencegah kecenderungan semakin parah adalah dengan memberikan pendidikan seks.

Berikut ini beberapa hal praktis yang dapat ayah bunda lakukan untuk memberikan pendidikan seks kepada buah hati yang mengalami kecenderungan menyimpang.

Ajak Pasanganmu Bersinergi

www.kiosbajuanak.com

Ayah dan bunda harus kompak untuk menghadapi permasalahan ini. Kekompakan akan membuat bunda tidak merasa sendirian dalam berjuang. Meskipun peran ibu lebih dominan disini.

Selain ayah bunda, berkomunikasilah dengan anggota keluarga lain yang sering bersinggungan dengan si kecil seperti kakak, adik, nenek, dan lain-lain. Ajaklah mereka untuk turut menciptakan suasana yang selaras.

Paksa Buah Hati Memainkan Peran Sesuai Gendernya

www.ayahbundaazzam.wordpress.com

Misalkan dalam kasus ini anak laki-laki yang cenderung feminin. Sering ajaklah dia menonton tayangan sepak bola, balapan mobil, dan lain-lain. Hal ini bertujuan untuk memaksanya memainkan peran layaknya laki-laki pada umumnya.

Awalnya memang anak cenderung untuk menolaknya. Namun ayah, bunda, dan saudara-saudaranya tidak boleh menyerah. Proses ini akan memakan waktu yang cukup lama. Bukan Cuma sehari atau dua hari.

Namun bisa mencapai berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun. Oleh karena itu ketekunan dan kesabaran ayah bunda mutlak diperlukan. Jika salah satu diantara ayah bunda merasa lelah, segeralah untuk saling menguatkan satu sama lain.

Minimalkan Interaksi dengan Benda-Benda Feminin

www.youtube.com

Selain memaksanya memainkan peran sesuai gender, sebisa mungkin minimalkan interaksi dia dengan benda-benda feminin. Sebagai contoh cat rumah jangan diberikan warna pink. Namun ganti dengan warna hijau atau biru.

Mainan-maianan si kecil yang berbau perempuan sembunyikan di tempat yang aman. Jika mengubahnya tidak bisa dilakukan sekaligus, lakukan sedikit demi sedikit.

Berikan Sugesti Kepada Anak

www.alhikmah.co

“Ayo Nak kamu anak laki-laki, gak boleh cengeng. Kamu harus bisa membuktikan kepada ayah bunda bahwa kamu kuat,” begitu contoh kalimat sederhana untuk memberikan sugesti kepadanya.

Berikan sugesti kepada buah hati terus menerus setiap hari. Meskipun hanya dengan kalimat sederhana, namun sugesti ini akan tertanam kuat dalam dirinya. Jangan pernah sekali-kali mengatakan kepadanya, “Kamu banci.”

Begitu juga saat disekolah. Jika diperlukan berkomunikasilah dengan gurunya disekolah agar teman-temannya tidak memberikan sugesti yang buruk seperti membully dan mengatai dia banci.

Bantu Bentengi dengan Iman

www.7daftar.com

Tanamkan keimanan yang kuat pada anak baik dari lingkungan rumah maupun lingkungan sekolah. Kemudian dukung ikhtiarmu dengan menguatkan doa agar si kecil mendapatkan kesembuhan sesuai dengan fitrahnya.

Berkonsultasi dengan Psikiater

www.dakwatuna.com

Ahli psikologi adalah orang yang tepat untuk berkonsultasi. Apabila kecenderungan buah hati semakin parah dan mengkhawatirkan, segera ajak buah hati kepada ahli psikologi.

Biarkan ia menumpahkan segala apa yang ia rasakan kepada orang yang tepat. Agar ia tak menumpahkan unek-unek pada para pengidap LGBT yang semakin membuatnya menyimpang.

Tinggalkan komentar