Penjelasan Singkat Tentang Peredaran Darah Kecil

PEREDARAN DARAH KECILĀ – Sirkulasi paru pun merupakan sebuah loop yang diawali pada jantung terus berlanjut ke paru-paru. Di dalam peredaran darah kecil dimana darah yang tidak mengandung oksigen dari jantung dibawa ke paru-paru dan pada gilirannya, kembali darah yang mengandung oksigen ke jantung. Ini darah yang kurang oksigen meninggalkan jantung / vertikal kanan melalui dua arteri paru-paru serta bergenar ke paru-paru.

Di paru-paru, respirasi terjadi di mana seld arah merah / eritrosit melakukan pelepasan karbon dioksida serta menyerap oksigen. Darah yang mengandung oksigen dari paru-paru ini kemudian dibawa kembali menuju jantung atrium kiri dengan bantuan pembuluh darah paru. Sirkulasi sitematik menyalurkan darah ini mengandung banyak oksigen ke bagian-bagian tubuh.

Sistem Peradaran Darah Kecil

sistem peredaran darah kecil
amripedia.blogspot.com

Lebih lengkapnya sistem peredaran darah kecil bisa diuraikan sebagai berikut. Darah dari semua tubuh yang kaya akan karbondioksida masuk ke atrium kanan menuju pembuluh vena. Dari atrium kanan darah akan mengalir ke ventrikel kanan melalui katup trikuspidalis.

Selanjutnyan ventrikel terjadi kontraksi sehingga katup trikuspidalis tertutup, namun memaksa katup pulmonalis yang terdapat pada lubang arteri pulmonalis terbuka. Darah masuk ke arteri pulmonalis yang memiliki cabang ke kanan dan ke kiri masing-masing menuju paru-paru kiri serta kanan. Arteri pulmonalis ini memiliki cabangmenjadi arteriol.

Arteriol sendiri mengalirkan darah menuju kapiler di paru-paru. Di kapiler paru-paru inilah darah melakukan pelepasan karbondioksida dan mengambil oksigen. selanjutnya dara masuk ke venula, kemudian menuju vena pulmanolis yang membawa darah yang mengandung banyak oksigen menuju atrium kiri.

Kerja sistem peredaran dara tak akan lengkap, jika kita tidak membahas mengenai siklus jantung. Sebuah siklus jantung dijabarkan sebagai satu detak jantung yang sempurna, yang terdiri atas dua fase – sistol serta diastol. Di dalam kasus yang pertama ini, kontraksi ventrikel berlangsung untuk memompa darah untuk sirkulasi sistematik dan paru.

Padahal ventrikel rileks serta darah mengisi atrium pada fase diastole. Dengan cara ini, pompa darah di jerat tertutup dari sistem peredaran darah. Setiap gangguan di pembuluh darah dan jantung bisa mengakibatkan penyakit jantung seperti halnya stroke, serangan jantung, penyakit arteri koroner, hipertensi dan aterosklerosis.

Sekian sedikit pembahasan mengenai sistem peredaran darah kecil. Semoga dapat bermanfaat.

Tinggalkan komentar