Mengenal 5 Sejarah Mata Uang yang Ada Pada Masa Kerajaan Kuno

Dalam kegiatan ekonomi, uang memiliki peranan yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Dengan keberadaan uang, masyarakat bisa melakukan kegiatan ekonomi menjadi lebih lancar.

Uang dipakai oleh masyarakat utnuk membeli barang atau jasa yang dibutuhkan. Selain itu uang juga digunakan untuk menyimpan kekayaan dan untuk membayar hutang.

Lau apa yang dimksud dengan uang? Uang adalah suatu benda yang diterima secara umum oleh masyarakat untuk mengukur nilai, menukar dan melakukan pembayaran atas pembelian barang atau jasa.

Uang juga bisa jadi aset yang berharga jika kamu menabung uang dengan rajin. Nah, sudah tahu bukan tentang arti dari kata uang itu sendiri.

Sekarang kita akan mengenal sejarah uang dari masa ke masa, mulai dari masa kerajaan kuno sampai zaman sekarang. berikut ini adalah sejarah uang yang harus kamu ketahui.

 

Sejarah Uang Kerajaan Mataram Kuno

finance.detik.co
finance.detik.co

Sejarah dan perkembangan mata uang di Indonesia telah dimulai sejak masa kerajaan Mataram Kuno yaitu sekitar pada tahun 850 Masehi. Kerajaan memakai koin-koin emas dan oerak yang berbentuk kotak sebagai alat tukarnya.

Koin-koin yang ada sejak kerajaan mataram mempunyai tiga satuan yang berbeda yaitu pertama koin yang nominalnya paling besar adalah Masa atau MA dengan berat 2,4 gram.

Kedua yang nilai nominal dibawahnya adalah Atak dengan berat 1,2 gram yang nilainya setara dengan ½ Ma dan yang ketiga adalah Kupang (Ku) dengan berat 0,6 gram, 1 Ku nilainya setara dengan ½ Atak.

Sejarah Uang Kerajaan Jenggala

bobotha.wordpress.com
bobotha.wordpress.com

Daerah Pulau Jawa yang berada di bagian timur terdapat sebuah kerajaan yang berkuasa pada masa itu yaitu Kerajaan Jenggala. Kerajaan ini juga turut menorehkan sejarah uang yang ada di Indonesia.

Dimana ketika kerajaan ini berada pada masa jaya-jayanya yaitu pada tahun 104 sampai 1130 Masehi, Koin-koin emas dan perak tetap digunakan walaupun terdapat sedikit perubahan pada desain dan bentuk koinya.

Tidak hanya koin-koin emas dan perak, kerajaan ini juga memekai uang kepeng dari China sebagai alat pembayaran yang resmi. Uang kepeng lebih sering digunakan dibandingkan dengan ukoin emas dan perak.

Hal ini disebabkan karena dipengaruhi hubungan perdagangan dengan bangsa China.

Sejarah Uang Kerajaan Majapahit

mindtalk.com
mindtalk.com

Asal usul keberadaan uang yang ada di Indonesia pun tidak terlepas dari peran kerjaan yang pernah berkuasa di nusantara yaitu kerajaan Majapahit. Kerajaan ini pernah berkuasa di Indonesia pada tahun 1293 sampai 1500 masehi.

Mata uang yang digunakan kerajaan Majapahit adalah Ma sama seperti kerajaan Mataram kuno. Selain Ma, kerajaan ini juga mempunyai satuan mata uang Tahil yang berbentuk seperti koin emas.

Tidak hanya itu , kerajaan Majapahit juga memakai uang-uang dari emas dan perak dengan berbagai macam bentuk, seperti: segitiga, segiempat, trapesium, setengah lingkaran dan ada uang yang bentuknya tidak jelas.

Hal ini menunjukan bahwa bentuk uang tersebut tidak penting. Selama ada cap yang memiliki gambar teratai atau jambangan pada permukaanya, uang tersebut masih bisa digunakan.

Ada juga Gobog Wayang yaitu sebuah keping uang yang mempunyai lubang di tengah-tengahnya. Gobog Wayang adalah bentuk satuan mata uang yang di pengaruhi oleh budaya yang berasal dari China.

Sejarah Uang Kerajaan Samudra Pasai

coincommunity.com
coincommunity.com

Setelah berakhirnya masa kejayaan kerajaan hindu yang ada di Indonesia, zaman berganti menjadi kerajaan Islam. Salah satu kerajaan Islam adalah Samudera Pasai. Kerajaan yang terletak di bagian ujung Pulau Sumatera ini memiliki mata uang yang dinamakan Dirham.

Mata uang Dirham yang ada di Samudera Pasai dikeluarkan oleh Sultan Malik pada tahun 1927 sampai 1326 dan didominasi oleh tulisan arab dengan nama Malik al Zahir dan Sultan al Adul di bagian bagian sisi yang lain.

Malik al Zahir merupakan petinggi yang teladan. Uang yang dikeluarkan setiap periode selalu mencantumkan nama Malik Al Zahir. Nilai 16 Dirham sama saja nilainya dengan 1 Real Spanyol atau nilai 5 Dirham sama dengan 1 Silling Inggris.

Dirham Samudra Pasai mempunyai kadar emas 70% dan 22 karat. Selanjutnya Seiring berjalanya waktu kandungan emas terus diturunkan. Nilai mata uang Dirham dibuat dengan nilai 1 Dirham dan 1/2 Dirham.

Sejarah Uang Kesultanan Cirebon

indocropcircles.wordpress.com
indocropcircles.wordpress.com

Sejarah uang yang ada di Indonesia pada masa Kesultanan Cirebon juga tidak terlepas dari pengaruh Cina. Kesultanan Cirebon membuat mata uang dengan bantuan seorang Cina, mata uang tersebut disebut Picis. Picis terbuat dari timah tipis dan mudah pecah.

Tinggalkan komentar