Ingin Belajar Tentang Tangga Nada? Ini Ulasannya

Musik adalah bagian yang tidak akan terpisahkan dari kehidupan, lantunan lagu-lagu tentunya sudah menjadi keseharian saat ini, dimanapun dan kapanpun sebagian orang akan sangat sulit melepaskan dari dari musik.

Namun tahukah kamu dalam berbagai macam lagu yang kamu dengarkan setiap harinya adalah kombinasi dari berbagai nada-nada yang membentuk harmoni yang sehingga membuat siapapun yang mendengarkannya akan selalu mencarinya kembali untuk menikmatinya.

Dan nada-nada yang biasanya kita kenal dengan simbol “A” hingga “G” atau yang disebut dengan tangga nada itulah yang menjadi unsur sebuah awal terciptanya lagu-lagu yang sering kamu dengar saat ini.

Orang awam sering menyebutkan nada-nada tersebut dengan do-re-mi-fa-sol-la-si atau nada berjenjang. Nada berjenjang itu pun dibagi atas 2 tangga atau bagian yaitu:

 

Tangga Nada Diatonis

microsoftstudios.commicrosoftstudios.com

Tangga nada diatonis adalah tangga nada yang memiliki jarak 2 jeda antar tangga nada yaitu setengah ketukan dan ketukan penuh atau satu ketukan. Biasanya terdapat dalam alat musik piano. Dan terbagi atas 2 nada Diatonis yaitu:

  • Diatonis mayor

Diatonis mayor memiliki susunan nada tetap berjarak 1-1-1/2-1-1-1-1/2

  • Diatonis minor

Diatonis minor memiliki susunan nada berjarak tetap 1-1/2-1-1-1/2-1-1. Dan dibedakan atas 3 jenis yaitu:

  1. Diatonis minor asli memiliki nada pokok dan belum mendapatkan sisipan apapun, yang merupakan contoh dari nada ini adalah music Gregorian.
  1. Diatonis minor harmonis nada yang telah dinaikkan selaras nada nya pada nada ke tujuh
  1. Diatonis minor melodis pada nada ke-  dan ke-7 telah dinaikkan dan diturunkan setengah laras.

Tangga Nada Pentagonis

en.wikipedia.orgen.wikipedia.org

Pada tangga nada jenis ini hanya menggunakan lima nada pokok dan dibedakan oleh jarak yang diciptakan oleh nada yang telah di dengarkan sebelumnya. Contohnya adalah musik gamelan yang merupakan alat musik tradisional dari Indonesia.

Demikian adalah beberapa hal yang berkaitan dengan tangga nada, semoga lebih banyaknya pengetahuan dapat menambah apresiasi kita terhadap insan musik yang telah menciptakan banyak karya musik yang dapat kita nikmati setiap saat.

Baca Juga : Benarkah Musik Klasik Baik untuk Kecerdasan Bayi?

Tinggalkan komentar