Daftar Tempat Wisata di Semarang yang Paling Terkenal

TEMPAT WISATA DI SEMARANG – Semarang merupakan ibukota dari Provinsi Jawa Tengah dan juga merupakan kota terbesar ke-5 di Indonesia. Walaupun kurang terkenal dengan tempat wisatanya, namun Semarang ternyata memiliki banyak tempat wisata menarik. Apa saja tempat wisata di Semarang yang menarik dan layak kamu kunjungi? Berikut daftar beserta ulasannya.

Pantai Maron

www.semarangplus.com
www.semarangplus.com

Pantai Maron terletak sekitar 100 meter dari Bandara Ahmad Yani, Semarang. Banyak orang mengunjungi pantai ini pada saat akhir pekan atau liburan. Kebanyakan dari pengunjung datang rombongan bersama keluarga besar. Ada juga yang mengunjungi Pantai Maron ini bersama dengan pasangannya.

Pantai Maron menawarkan keindahan pantai yang eksotis. Nah, bagi kamu yang ingin berkunjung ke Pantai Maron, kamu harus berhati-hati ketika berkunjung saat musim hujan. Karena jalan menuju Pantai maron masih terbuat dari tanah yang dipadatkan. Sehingga, jalannya akan menjadi licin jika turun hujan.

Untuk bisa menikmati keindahan Pantai Maron, kamu harus bersedia mengeluarkan kocek sebesar 3.000 rupiah.

Lawang Sewu

www.1001malam.com
www.1001malam.com

Tempat yang satu ini sangat terkenal di Semarang. Hal yang menjadikan tempat ini terkenal adalah keunikan bangunan dan cerita mistisnya. Ya, tempat ini bernama lawang sewu.

Lawang sewu merupakan nama yang diambil dari bahasa Jawa yang berarti seribu pintu. Nama ini digunakan karena lawang sewu memiliki pintu dan jendela yang sangat banyak.

Kembali pada cerita mistisnya. Lawang sewu memang bangunan kuno yang sudah sangat lama tidak ditempati. Bangunan ini didirikan pada tahun 1904 oleh Belanda. Pada awalnya, lawang sewu digunakan untuk kantor perusahaan kereta api Belanda.

Selain itu, lantai bawah tanah lawang sewu berfungsi untuk penjara. Namun, semenjak Belanda kalah dan kembali ke negaranya, lawang sewu sudah tidak ditempati lagi. Oleh karena itu, tempat ini terlihat sangat angker.

Tapi, sebagian orang tetap berani mengunjungi tempat ini. Mereka rela mengeluarkan kocek sebesar 10.000 rupiah untuk dapat masuk ke lawang sewu.

Kampoeng Wisata Taman Lele

kotawisataindonesia.com
kotawisataindonesia.com

Tempat wisata yang satu ini sangat cocok bagi kamu dan keluarga untuk mengisi waktu liburan. Tempat wisata ini adalah kampoeng wisata taman lele. Dengan luas area sekitar 2 hektar, kampoeng wisata taman lele memiliki berbagai macam fasilitas penunjang rekreasi kamu bersama keluarga.

Adapun fasilitas yang tersedia di kampoeng wisata taman lele antara lain: kolam renang, danau buatan, kebun binatang kecil, taman bermain anak, gazebo, penginapan dan tempat pertunjukan.

Untuk kamu yang tertarik mengunjungi tempat wisata ini, kamu hanya perlu mengeluarkan biaya masuk sebesar 2.000 Rupiah pada hari Senin sampai dengan Sabtu dan 3.500 Rupiah pada hari minggu.

Pantai Marina

yogyakarta.panduanwisata.id
yogyakarta.panduanwisata.id

Pantai Marina ini tergolong pantai yang memiliki ukuran kecil. Meskipun demikian, pantai yang terletak di Jalan Yos Sudarso, Semarang ini menawarkan keindahan alam yang sangat indah.

Selain itu, pantai ini juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas permainan, seperti kolam renang, speed boat, ski air dan taman bermain anak-anak. Kamu juga bisa bersepeda di sekitar Pantai Marina.

Pantai Tirang

yogyakarta.panduanwisata.id
yogyakarta.panduanwisata.id

Jika kamu ingin menikmati pantai biru nan bersih, kamu bisa mengunjungi Pantai Tirang. Pantai yang terletak dekat dengan bandara Ahmad Yani Semarang ini termasuk pantai favorit para pemancing ikan kakap putih dan ikan kerapu. Selain itu, kamu bisa menemukan hutan bakau yang menarik untuk dilihat di pantai ini.

Air Terjun Kali Pancur

wisatajawa.com
wisatajawa.com

Untuk kategori wisata alam, Air Terjun Kali Pancur termasuk salah satu tempat wisata favorit di Semarang. Air terjun yang terletak di Desa Nogosaren, Semarang ini memiliki ketinggian sekitar 150 meter , dihiasi bebatuan alam yang ditumbuhi pepohonan hijau dan memiliki beberapa goa walet . Untuk menuju ke Air Terjun Kali Pancur, kamu harus melewati sekitar 900 anak tangga.

Kelenteng Sam Po Kong

http://www.cakrawalatour.com/
http://www.cakrawalatour.com/

Tempat wisata yang satu ini merupakan salah satu wisata sejarah yang berada di Semarang. Bagi kalian yang ingin mengetahui sejarah lebih dalam, tidak ada salahnya untuk berkunjung ke tempat ini. Tempat wisata sejarah ini bernama Kelenteng Sam Po Kong yang dahulu merupakan bekas tempat persinggahan dan pendaratan pertama seorang Laksamana Tiongkok beragama Islam yang bernama Cheng Ho atau  Zheng He.

Kelenteng ini juga biasa disebut dengan Gedung Batu karena berbentuk sebuah Gua Batu besar yang terletak pada sebuah bukit batu. Tempat wisata ini berada di daerah Simongan, sebelah barat daya Kota Semarang, Jawa Timur.

Bangunan ini bernuansa merah khas bangunan China tradisional. Adapun sekarang, tempat ini dijadikan tempat peringatan, tempat pemujaan dan ziarah. Terdapat sebuah altar, serta patung-patung Sam Po Tay Djien di area Kelenteng. Walaupun laksamana Cheng Ho adalah seorang muslim, namun oleh para penganut kong hu cu dia  dianggap sebagai dewa. Agama Kong  Hu Cu menganggap orang yang sudah meninggal dapat memberikan pertolongan.

Adapun, bangunan inti dari kelenteng ini ialah sebuah Goa Batu yang dipercaya sebagai tempat awal mendarat dan markas Laksamana Cheng Ho beserta anak buahnya ketika mengunjungi Pulau Jawa di sekitar tahun 1400-an. Goa tersebut merupakan duplikasi dari goa aslinya.  Sekarang di dalam goa tersebut terdapat Patung Cheng Ho yang dilapisi emas dan digunakan untuk ruang sembahyang dalam memohon doa restu kesehatan, keselamatan dan harta.

Lokasi sembahyang tersebut dinamai sesuai dengan peruntukannya, yaitu kelenteng Thao Tee Kong yang merupakan tempat pemujaan Dewa Bumi yang digunakan memohon berkah dan keselamatan hidup. Sedangkan tempat pemujaan Kyai Juru Mudi berupa makam juru mudi kapal yang ditumpangi Laksamana Zheng He.

Lalu ada tempat pemujaan Kyai Cundrik Bumi, yang dulunya merupakan tempat penyimpanan segala jenis persenjataan yang digunakan awak kapal Cheng Ho, juga Kyai dan Nyai Tumpeng yang mewakili tempat penyimpanan bahan makanan pada jaman Cheng Ho.

Selain itu, Tempat pemujaan lainnya dinamai kyai Jangkar, dinamai jangkar karena disanalah tersimpan jangkar asli kapal Cheng Ho yang dihias dengan kain warna merah pula. Tempat itu digunakan untuk sembahyang arwah Ho Ping, yaitu mendoakan arwah yang tidak bersanak keluarga yang mungkin belum mendapat tempat di alam barzah.

Lokasi ini digunakan untuk sembahyang, sehingga tidak semua orang boleh memasukinya. Pada bangunan kuil dipagari dandijaga oleh petugas keamanan. Yang diperbolehkan masuk hanya yang sembahyang saja sedangkan wisatawan yang ingin melihat lihat bisa melakukan dari balik pagar disana.

Pada Renovasi besar besaran tahun 2002, Sam Poo Kong menarik perhatian lebih banyak orang untuk berkunjung. Halaman yang cukup luas di depan kelenteng, terdapat sejumlah patung, termasuk patung Laksamana Cheng Ho, yang cukup menarik untuk kalian lihat. Disana sering dilakukan atraksi atraksi kesenian berupa tari tarian, barongsai atau bentuk kesenian lain digelar untuk memperngati hari hari bersejarah yang berhubungan dengan Cheng Ho atau budaya China.

Pada bulan Agustus, selalu diadakan festival mengenang datangnya Cheng Ho ke Semarang. Acara tersebut disertai dengan bazar, arak-arakan, dan festival Barongsai. Terdapat pula Hari hari besar lainnya yang dirayakan di sini termasuk di antaranya Hari Raya Imlek dan hari kelahiran Cheng Ho. Banyak turis yang berdatangan terutama dari China, menunjukkan bahwa Sam Poo Kong dikenal luas di dunia. Kuil tersebut juga sering dikunjungi turis turis asing dari Amerika, Rusia, Brazil dan negara negara lain.

Masjid Agung Jawa Tengah

akcayatour.com
akcayatour.com

Masjid ini merupakan masjid terbesar di Semarang, Jawa Tengah. Terletak di Jalan Gajah Raya. Dibangun pada hari Jumat tanggal 6 September 2002. Pembangunan masjid ini ditandai dengan pemasangan tiang pancang perdana.

Masjid Agung sering dikunjungi orang bukan hanya untuk melakasakan ibadah, tapi juga untuk berwisata. Objek wisata yang bisa anda temukan di sini adalah Tower Asmaul Husna. Dinamakan Tower Husna karena tingginya 99 meter. Dari atas towerr ini, anda dapat melihat kota Semarang secara luas.

Dalam tower ini terdapat Museum Perkembangan Islam Jawa Tengah yang terletak di Tower Asmaul Husna lantai 2 dan 3. Jika anda kamu dan ingin mengisi perut, kamu bisa naik ke lantai 18 untuk menikmati masakan di kafe yang ada.

Kompleks Masjid Agung Jawa Tengah memiliki luas lebih dari 7500 meter persegi dan dapat menampung hingga sekitar 16.000 orang. Di masjid ini terdapat auditorium, ruang akad nikah, auditorium, perpustakaan, penginapan, toko cinderamata dan masih banyak lagi.

Simpang Lima

afikrubik.com
afikrubik.com

Simpang Lima merupakan tempat favorit bagi masyarakat Semarang. Tempat ini merupakan pusat kota Semarang. Dinamakan Simpang Lima karena tempat ini berada di tengah-tengah Jalan Pahlawan, Jalan Pandanaran, Jalan Ahmad Yani, Jalan Ahmad Dahlan dan Jalan Gajah Mada.

Simpang Lima sering dijadikan tempat untuk acara-acara besar seperti pertunjukan. Saat OVJ mengadakan acara di Semarang, tempat inilah yang dijadikan tempatnya.

Jika anda ingin berbelanja, anda tinggal pilih pusat-pusat belanja yang ada di dekat Simpang Lima ini seperti Citraland, Simpang Lima Plaza dan Matahari Mall. Bagi anda yang berasal dari luar kota dan ingin menginap di hotel, banyak sekali pilihan hotel-hotel berbintang di dekat Simpang Lima.

Bagi anda yang ingin berjalan-jalan di Simpang dan menikmati udara segar di pagi hari, disarankan melakukannya pada hari Minggu karena terdapat acara Car Free Day yang diadakan dari pukul 06.00 sampai pukul 09.00 sehingga banyak lapak-lapak jualan di buka di sini. Anda juga bisa menyewa sepeda, skuter, otoped dan lain-lain.

Acara car free day dibagi ke 2 tempat yaitu di sepanjang Jalan Pandaran dan Jalan Pemuda.

Berkembangnya Simpang Lima menjadi alun-alun merupakan saran dari Presiden pertama Indonesia, Ir Soekarno. Dia menyarankan agar diadakaannya alun-alun di Kota Semarang sebagai ganti dari Kanjengan.

Museum Ranggawarsita Abdurrahman Saleh

pusakaindonesia.org
pusakaindonesia.org

Sesuai namanya, museum ini terletak di Jalan Abdurrahman Saleh. Museum ini merupakan yang terlengkap di Semarang. Koleksi yang dimiliki adalah sejarah, arkeologi, kebudayaan, era pembangungan dan wawasan nusantara. Luasnya 1,8 hektar dan dibuka setiap hari dari pukul 08.00 pukul 16.00. Jaraknya kurang lebih 3 km dari Tugu Muda.

Koleksi yang dimiliki oleh Museum Ranggawarsita mencapai 59.000 lebih. Koleksi-koleksi tersebut terbagi menjadi 10 jenis yaitu arkeologi, biologi, geologi, historika, heraldika, filologi, numismatic, kramologika, ethnografika, teknologika dan seni rupa.

Museum ini terdiri dari 4 gedung yang menceritakan sejarah yang berbeda-beda pada setiap gedungnya. Gedung yang pertama terdapat koleksi geologi dan geografi.

Gedung kedua berisikan peninggalan budaya serta kerajinan dari peradaban Hindu Budha. Kebudayaan bercorak Islam juga ada di sini. Selain kebudayaan Hindu Budha dan Islam, terdapat juga berbagai model keramik dan batik.

Gedung ketiga terdapat koleksi benda-benda yang digunakan saat zaman pertempuran. Terdapat juga diorama perjuangan bangsa Indonesia dalam merebut kemerdekaan serta pertempuran yang pernah terjadi di Jawa Tengah dan Jogja.

Gedung keempat terdapat koleksi-koleksi tentang pembangunan, heraldik, numismatik, ruang intisari, tradisi nusantara dan hibah.

Kota Lama

kota lama
momtraveler.com

Destinasi wisata yang ada di Semarang salah satunya adalah Kota Lama, yang diberi sebutan sebagai Litle Netherland. Kota lama memiliki ini gaya bangunan yang berarsitektur ala eropa. Kota Lama merupakan kota destinasi wisata utama bagi para pecinta sejarah dan fotografi di Indonesia karena keindahan kota dan gaya bangunannya yang menarik untuk dijadikan sebagai setting tempat fotografi.

Berikut adalah beberapa spot yang layak untuk dikunjungi di kota lama Semarang:

  • Gereja Blenduk

Gereja Blenduk berada di sekitar 10 meter ke arah barat dari persimpangan Kota lama. Gereja Blenduk adalah bangunan kuno yang telah berusia lebih dari 200 tahun. Gereja Blenduk menjadi salah satu icon kota Semarang selain beberapa bangunan lainnya seperti Tugu Muda, Tugu Sewu, dan Masjid Agung Jawa Tengah.

  • Polder Air Tawang

Polder Air Tawang adalah bangunan yang difungsikan sebagai pusat pembuangan air di beberapa kawasan sekitar Stasiun Tawang yang kemudian dialirkan menuju laut guna meminimalisir terjadinya ROB. Polder Air Tawang ini sampai sekarang sudah mengalami beberapa renovasi mengingat kondisinya yang belum baik dan sering tercium bau busuk.

  • Stasiun Tawang

Stasiun Tawang adalah stasiun yang dibangun oleh Nederlandsche Indische Spoorweg Maatschsrij (NIS), lokasi stasiun ini tepat berada di Jalan Taman Tawang. Stasiun Tawang pertama kali diresmikan oleh Gubernur Jenderal Hindia Belanda yang bernama Baron Sloet Van de Beele yang ditunjuk untuk menggantikan stasiun sebelumnya. Pembangunannya dimulai antara 16 Juni 1864 – 10 Februari 1870 yang telah memakan waktu hampir 6 tahun.

  • Pabrik Rokok Praoe Lajar

Spot lain yang menarik untuk dikunjungi di Kota Lama adalah Pabrik Rokok Praoe Lajar (perahu layar) yang sampai kini masih aktif. Pabrik rokok ini masih berada di kawasan Polder, lebih tepatnya berada di sebuah gedung tua yang berlokasi di Jl. Merak kawasan Kota Lama Semarang.

Pabrik rokok ini dibangun pada masa Hindia Belanda. Mungkin banyak di antara kita yang belum tahu atau belum pernah melihat bentuk dan mencoba rokok Praoe Lajar ini. Hal ini dapat dimaklumi mengingat pemasaran rokok ini terbatas.

Area Kota Lama

Jika kalian suka fotografi, maka kawasan tengah Kota Lama Semarang adalah tempat yang sangat tepat. Lokasinya berada di area perempatan jalan antara Jalan Garuda, Jalan Glatik, dan Jalan Jenderal Soeprapto. Area kota lama merupakan spot yang sangat tepat untuk berfoto sekaligus mengabadikan momentum di Kota Lama.

Rute Perjalanan ke Kota Lama

Untuk menuju Kota Lama Semarang, ada banyak rute perjalanan yang bisa dipilih. Jika anda berangkat dari kota Demak, ambil lah arah yang menuju ke terminal Teroboyo, lalu menuju Jl. Raden Patah, dan kemudian langsung menuju ke Kota Lama Semarang. Durasi perjalanan sekitar 1 jam.

Jika anda berangkat dari Ungaran,  ambil lah jalur menuju arah Banyumanik >> Peterongan >> Jl. MT. Haryono >> Bundaran Mbubakan >> Jl. Cendarawasih >> Kota Lama Semarang. Durasi perjalanan kurang lebih sekitar 50 menit.

Dan jika diakses dari arah Barat, anda bisa menuju Mangkang, lalu masuk kota ke Bundaran Kali Banteng, kemudian ke Bundaran Tugu Muda – Lawang Sewu, dan selanjutnya lurus ke Jl. Pemuda, setelah itu belok kiri ke arah Pasar Johar (hanya ada jalur satu arah), dan tiba lah di Kota Lama Semarang.

Candi Gedong Songo

candi gedong songo
elizato.com

Candi Gedong Songo adalah tempat wisata yang berada di Dusun Darum, Desa Candi, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Indonesia. Gedong Songo ini menjadi salah satu objek wisata yang sangat ramai dikunjungi oleh para wisatawan, baik wisatawan lokal atau wisatawan manca negara.

Sesuai dengan namanya, Candi Gedong Songo berarti memiliki 9 bangunan candi yang tersebar di komplek kawasan wisata alam yang begitu luas dan indah.

Candi Gedong Songo selain menjadi tempat wisata alam juga menjadi salah satu tempat wisata sejarah yang ada di kabupaten Semarang yang layak untuk dikunjungi saat sedang berlibur atau jalan-jalan di kawasan wisata bandungan Semarang.

Jarak tempuh Candi Gedong Songo

Dibawah adalah daftar jarak tempuh untuk menuju Candi Gedong Songo:

  • Candi Gedong Songo – Kota Semarang : 45 KM
  • Candi Gedong Songo – Kota Ungaran : 25 KM
  • Candi Gedong Songo – Kota Ambarawa : 15 KM

Harga tiket masuk Candi Gedong Songo

Harga tiket masuk ke Candi Gedong Songo untuk orang dewasa dan 5 tahun ke atas di hari biasa Rp. 6000,- untuk wisatawan lokal dan Rp. 50.000,- untuk wisatawan asing.

Curug Lawe dan Curug Benowo

curug lawe - Benowo
myheadisananimal.blogspot.com

Salah satu tempat wisata bertemakan alam yang wajib kalian kunjungi saat berkunjung ke Semarang adalah Curug Lawe dan Curug Benowo. Ya, curug tersebut merupakan curug terkenal di Semarang yang berada di Kabupaten Ungaran yang keindahannya tidak kalah dengan tempat wisata lainnya.

Untuk lokasinya sendiri, tempat wisata Curug Lawe dan Curug Benowo berada dalam satu wilayah Gunung Ungaran dan terletak di tengah-tengah kebun teh. Adapun keasrian tempat wisata tersebut masih sangat terjaga sehingga tidak heran jika kita berkunjung kesana akan merasa seperti ditengah hutan.

Asal usul nama Curug Lawe konon di ambil dari total air terjun mulai dari yang paling besar hingga yang kecil berjumlah 25 atau selawe dalam bahasa Jawa. Namun untuk bisa merasakan keindahan Curug Lawe dan Benowo kita harus menempuh sedikit perjalanan khas pegunungan yaitu naik-turun. Tapi kalian tidak perlu khawatir karena di sepanjang perjalanan akan disuguhi oleh hijaunya perkebunan teh yang terhampar luas serta sejuknya udara yang ada di lokasi tersebut.

Saat memulai perjalanan, kalian akan menyusuri saluran irigasi buatan dan dilanjutkan dengan melewati jembatan besi berupa pipa-pipa untuk pendistribuasian air bersih tersebut. Jembatan ini bisa menjasi spot berfoto yang sangat unik, jadi tidak heran ketika kita melintas jembatan besi maka biasanya kita akan menjumpai sekumpulan anak muda yang asik berfoto karena pemandangan di sana sangat mengagumkan.

akses jembatan besi
myheadisananimal.blogspot.com

Meskipun kedua curug tersebut berada dalam satu wilayah lokasi yang tidak berjauhan, namun biasanya para pengunjung lebih memilih untuk menuju ke Curug Benowo terlebih dahulu, mungkin karena keindahan Curug Benowo sudah mulai terlihat khususnya derasnya air yang mengalir dari Curug Beowo lebih deras sehingga lebih menggoda untuk segera menceburkan diri ke sana.

Setelah puasa menikmati Curug Lawe, kemudian para pengunjung akan melengkapi perjalanannya ke Curug Lawe karena dari segi pemandangan alamnya tidak kalah indah dengan Curug Benowo.

  • Lokasi

Secara lebih detail, Curug Lawe dan Curug Benowo ini berada di kawasan gunung Ungaran namun secara administratif berlokasi di Gunung Pati, tepatnya di Kecamatan Ungaran Barat – Kabupaten Semarang.

  • Akses Jalan Menuju Lokasi

Apabila kita berada di Kota Semarang, maka untuk bisa mencapai kawasan wisata Curug Lawe dan Curug Ungaran ini berjarak 12 Km atau dengan waktu tempuh sekitar 25 menit dengan rute pilih arah ke Mapangan melewati jalan tembus Ke Boja. Kemudian di lanjut belok kiri untuk menuju ke desa Sumur Gunung. Barulah nanti akan ketemu pertigaan dan pilih arah ke selatan sampai ketemu kebun cengkeh dengan kondisi jalan sedikit menanjak. Nah, sampai sini kita bisa memarkirkan kendaraan kita dan mulai untuk melakukan pendakian menuju lokasi wisata.

  • Fasilitas dan Akomodasi Di tempat Wisata

Karena letaknya yang berada di ketinggian, maka fasilitas yang ada juga masih terbilang minim. Di sana kita hanya akan menjumpai sebuah toilet dan kita sebaiknya membawa perbekalan sendiri dari rumah untuk dikonsumisi di tempat tujuan mengingat tidak ada penjual yang berjualan di sana.

Tinggalkan komentar