Mengintip Sejarah Kerajaan Islam di Cirebon, Yuk!

Kerajaan Cirebon adalah sebuah kesultanan Islam yang ternama di Jawa Barat pada abad ke 15 dan 16 Masehi yang merupakan pangkalan penting dalam jalur perdagangan dan pelayaran antar pulau.

Lokasi dari Kerajaan Cirebon adalah pantai utara Pulau Jawa yang merupakan perbatasan jawa tengah dan jawa barat yang membuatnya menjadi pelabuhan. Kerajaan Cirebon juga mempunyai andil dalam menjembatani kebudayaan sunda dan jawa yang menciptakan kebudayaan khas yaitu kebudayaan Cirebon.

tmpo.co

Cirebon pada awalnya adalah sebuah dukuh kecil yang dibangun oleh Ki Gedeng Tapa yang lama kelamaan berkembang pesat menjadi sebuah desa yang diberi nama caruban ( Campuran ). Karena disana banyak sekali suku bangsa dan pendatang dari berbagai macam suku, agama dan adat serta mata pencaharian.

Dalam perkembangan Kerajaan Cirebon yang dipimpin Suna Giri ini terus berkembang dan menjalin hubungan baik dengan kerajaan Mataram Islam karena memang didirikan oleh salah satu seorang Wali songo yang pada awalnya merupakan bagian dari kerajaan Demak.

Baca Juga Perjuangan Dakwah Walisongo Dalam Mengislamkan Pulau Jawa

Cirebon berhasil menjadi pusat penyiaran Agama Islam di daerah Jawa Barat. Pemerintahan sunan Gunung Jati tidaklah berlangsung lama karena beliau lebih memilih menekuni penyebaran Agama Islam. Setelah menyerahkan tahta Kerajaan kepada Cucunya yang bernama Panembahan Ratu, sunan Gunung jati segera mengundurkan diri dan menyepi di daerah Gunung Jati.

kisahasalusul.blogspot.com

Pada masa pemerintahan panembahan Ratu Pangeran Wanasakerta, Kerajaan Cirebonmulai mendapatkan Investasi Politik dari VOC. Pada tahun 1679, Cirebon terbagi menjadi dua kekuasaan yaitu Kasepuhan dan Kanoman.

Di perkembangan selanjutnya, Kanoman kembali lagi dibagi menjadi dua yaiitu Kanoman dan Kacirebonan. Dengan demikian kekuasaan Kerajaan Cirebon menjadi 3 yaitu kasepuhan, Kanoman dan Kacirebonan. Setelah itu pada abad ke 17 Cirebon dikuasai oleh VOC.

Baca Juga 5 Wisata Kota Cirebon yang Paling Menarik

Dalam perkembangannya sekarang, Kesultanan Cirebon tidak lagi menjadi pusat pemerintahan dan pengembangan agama Islam setelah masa kemerdekaan Indonesia. Meski begitu, keraton – keraton dan peninggalannya tetap ada dan menjalankan peran sebagai pusat kebudayaan khususnya di daerah Cirebon dan sekitarnya.

Demikian sedikit pengetahuan buat kamu mengenai kerajaan Cirebon mulai pendirian hingga menjadi perkembangannya di kemerdekaan Indonesia. Semoga berguna dan bisa bermanfaat.

Tinggalkan komentar