Ternyata Jengkol Lebih Ampuh Membunuh Sel Kanker Daripada Kemoterapi

Siapa yang tidak kenal dengan jengkol. Hampir kebanyakan orang dari masyarakat Indonesia sangatlah mengenal apa itu jengkol. Jengkol sendiri merupakan bahan makanan yang banyak orang yang menyukai dan banyak juga yang membencinya.

Alasan kuat kenapa banyak orang yang tidak suka dengan jengkol adalah aromanya yang sangat tidak mengenakan membuat sebagian orang tidak nyaman. Bau ini keluar dari mulut atau juga melalui urin yang keluar dari tubuh manusia. Itulah menjadi penyebab utama kenapa kamar mandi dirumah menjadi sangat tidak sedap.

Jengkol sendiri sangat identik dengan makanan orang-orang kampungan, tidak seperti makanan-makanan yang sering disajikan di kota-kota besar di Indonesia. Jengkol sendiri faktanya hanya tumbuh di Asia Tenggara saja lho. Di belahan negara lain kemungkinan kecil kamu tidak akan menemukan bahan makanan ini.

Manfaat Jengkol Untuk Membunuh Sel Kanker

layalli.wordpress.com

Mungkin kamu tidak sadar ya, ternyata sayuran yang sering kamu jauhi ini karena menimbulkan efek yang sangat dahsyat pada aromanya terbukti secara alami merupakan obat yang dapat melawan segala jenis penyakit kanker.

Bau yang tidak sedap tersebut ditimbulkan dari senyawa spektrum antrimikroba yang sangat efektif untuk melawan infeksi pada jamur, bakteri ataupun cacing parasit. Dalam jengkol juga terdapat senyawa andriamycin yang merupakan senyawa yang biasa digunakan untuk kemoterapi. Bedanya dengan kemoterapi adalah jengkol dapat membunuh sel-sel ganas tetapi tetap memelihara sel-sel yang baik.

Sumber ini didapatkan dari Institut Ilmu Kesehatan dan Bio Sains di Swedia. Selain dapat membunuh sel kanker, ada juga banyak manfaat yang bisa kamu dapatkan dari mengkonsumsi jengkol.

Baca juga Inilah 3 Manfaat Jengkol Untuk Kesehatan Tubuh

Maka dari itu jangan gengsi ya jika disuruh mengkonsumsi makanan dengan bahan dasar jengkol. Memang sih baunya itu sangatlah mengganggu kenyamanan, tetapi jika dilihat dari segi manfaatnya, maka kamu akan mengubah pola pikiranmu tentang makanan jengkol.

Tinggalkan komentar