7 Fakta Menarik tentang Ular Piton yang Harus Kamu Ketahui

Bagaimana perasaanmu jika mendengar nama ular piton? Pasti langsung ngeri jika membayangkannya, bukan. Sebab sebagian besar dari kita menganggap ular yang satu ini memang sangat menyeramkan. Baik dari segi bentuk dan ukurannya, piton atau ular sanca memang terlihat sangat buas.

Namun ada beberapa fakta menarik dari ular piton yang bukan hanya sekedar tentang ukuran dan wujudnya saja. Beberapa fakta tersebut ada yang sudah banyak orang ketahui, ada juga yang jarang diketahui banyak orang. Berikut adalah fakta-fakta menarik dari ular piton yang harus kamu ketahui.

Mengenali Mangsanya dari Panas Tubuh

_MAP1325 (reptilicants.blogspot.com)
reptilicants.blogspot.com

Fakta yang pertama ini tentang cara ular piton mencari mangsanya. Ular yang satu ini memanfaatkan radar alaminya yang dapat mengenali panas tubuh mangsanya. Sekilas mirip dengan strategi perang di malam hari yang bisanya menggunakan termoskop.

Dengan cara mencari mangsa yang seperti itu, faktanya piton jarang memakan bangkai atau hewan yang sudah mati terlalu lama. Sebab dalam radar alami piton tidak terdeteksi sebagai mangsa yang bisa dimakan.

Membuat Mangsa Lemah

maxresdefault (www.youtube.com)
www.youtube.com

Setelah mangsa terdeteksi, maka hal selanjutnya adalah melilitkan tubuhnya pada mangsanya tersebut. Biasanya piton akan langsung meremukkan tulang-tulang mangsanya lalu membuatnya lemah. Setelah menunggu sekian lama sampai mangsanya lemah, barulah ditelannya mangsa itu bulat-bulat.

Lamanya piton melumpuhkan mangsa bervariasi tergantung ukuran pitonnya dan juga mangsanya. Makin besar mangsa makin sulit upaya melumpuhkannya, bahkan kadang juga bisa lolos lagi.

Jenis Ular Piton dan Habitatnya

gambar_ular_piton (gambar-ular.blogspot.com)
gambar-ular.blogspot.com

Ular piton di seluruh dunia tersebar dalam 13 jenis dan 12 diantaranya masih eksis, sedangkan satu sudah punah. Jenis-jenis tersebut tersebar hampir di seluruh dunia tanpa terkecuali juga di Indonesia. Sebagian besar dari piton-piton tersebut hidup di daerah dataran tinggi.

Namun ada beberapa yang hidup di dataran sedang namun tidak ada yang hidup di dataran rendah seperti pantai. Habitat aslinya berada di semak belukar, hutan dan juga sekitar ladang. Berdasarkan peta persebaran fauna di Indonesia, piton tersebar hampir ke seluruh wilayah di negeri ini.

Tempat Hidup Piton

chondro05 aaa(agimena.wordpress.com)
agimena.wordpress.com

Piton umunya hidup dalam ekosistem hutan dengan semak belukar. Ada yang hidup diatas pohon dan ada yang hidup di atas tanah. Piton tanah memiliki usia yang panjang dibandingkan dengan usia piton pohon.

Ukuran piton tanah juga biasanya lebih panjang dibandingkan piton pohon. Ciri-ciri pembeda yang paling nampak adalah warna kulitnya. Piton tanah berwarna gelap, sedangkan piton pohon berwarna cerah dan mencolok.

Termasuk Ular Tanpa Bisa

Dendre_pict_080409-6972_tdp (musuhkita-bersama.blogspot.com)
musuhkita-bersama.blogspot.com

Piton merupakan jenis ular yang tergolong tidak berbisa dan tidak berbahaya. Namun taring yang dimiliki ular piton sangat tajam dan panjang, sehingga mampu mengoyak mangsa dengan mudah. Selain itu piton juga dibekali dengan kemampuan melilit yang super kuat, jika sudah terlilit susah lepasnya.

Bahkan lilitannya juga mampu meremukkan tulang dan membuat mangsanya sesak napas. Namun piton tidak menyerang mangsanya, biasanya piton menunggu mangsanya sampai lemah dulu baru disergap.

Piton Memiliki Rahang Bawah Terpisah

pay-porcupine-eaten-by-snake (uzone.id)
uzone.id

Ada keunikaan lainnya dari ular piton, yakni rahang bawahnya yang terpisah dari rahang atas. Hal itulah yang mendukung aktivitas makan dar ular piton. Sebab dengan jeis rahang yang seperti itu, ular piton dapat menelan bulat-bulat mangsanya.

Bahkan mangsa yang besarnya tiga kali ukuran tubuhnya pun bisa ditelan bulat-bulat. Selain itu piton juga dapat berpuasa selama tiga bulan setelah makan, sehingga tidak perlu khawatir jika sedang tidak ada mangsa selama rentang waktu tersebut.

Diburu dan Dimangsa

31 (mediakawasanonline.wordpress.com)
mediakawasanonline.wordpress.com

Pada dasarnya piton tidak pernah menyerang manusia, namun pada beberapa kasus memang pernah terjadi ada manusia dimangsa piton. Namun itu sangat jarang sekali terjadi, mungkin hanya kurang 2% kemungkinannya. Justru faktanya manusia banyak yang berburu piton di habitatnya.

Tujuannya untuk dipelihara, dikonsumsi dagingnya dan juga diambil kulitnya. Sebagian besar hasil buruan dipasok untuk kuliner seperti sate, sup atau oseng. Sedangkan kulitnya untuk kerajinan tas, pakaian atau aksesoris lainnya.

Tinggalkan komentar