Ternyata pendiri Jawa pos Masih Warga Indonesia

Jawa pos merupakan salah satu bagian surat kabar yang sudah berumur cukup tua di negara Indonesia. awalnya nama surat kabar ini bernama Java Post, bahkan pernah juga diberi nama Djawa Post. Hingga akhirnya menjadi Jawa Pos seperti saat ini.

Sejarah berdirinya awa Pos ternyata sangat sederhana. Pada Awalnya, The Chung Sen seorang kelahiran Bangka yang merupakan seorang WNI. Ia juga karyawan di sebuah kantor film di Surabaya. Selain itu, ia juga memiliki amanat untuk selalu menghubungi surat kabar supaya pemuatan iklan film yang dia buat menjadi lancar.

Disinilah bermula Jawa Post berdiri, karena The Chung Sen tahu bahwasannya dengna memiliki surat kabar akan menjadi lebih menguntungkan karyanya.

Pendiri jawa pos
artgrass.co.id

Pasa masa itu, surat kabar harian ini masih menggunakan bahasa Melayu-Thionghoa. Karena, pemilik dan pemodalnya berasal dari suku Thionghoa. Namun kala itu surat kabar ini bukan harian Melayu-Thionghoa saja, melainkan yang populer kala itu adalah Pewarta Soerabaia yang artinya terompet masyarakat.

The Chung Sen pastinya melihat keuntungan yang telah didapatkan oleh harian Pewarta Soerabaia yang sudah menetapkan diri sebagai berita surat kabar di Surabaya. Namun, impian itu rasanya sulit untuk dicapai. Dalam perjalanan surat kabar Melayu-Thionghoa yang berhaluan repulikein.

Harian ini tidak pernah tenar dikalangan keturunan Thionghoa. Justru mereka lebih menyukai Pewarta soerabaia yang masih mengarah ke tanah leluhur mereka (Thionghoa).

Cukup sekian penjelasan tentang pendiri jawa pos yang telah dirangkum dalam versi satu jam. Semoga bermanfaat, sekaligus menambah pengetahuan kita. Terimakasih.

Tinggalkan komentar