Soulmate: Perjalanan Memahami Kecocokan Pasangan Jiwa

“Bukan hanya soal ketertarikan, tapi juga kecocokan jiwa,” pesan seseorang.

Masalahnya, saya tidak paham sama sekali soal jiwa. Soal kecocokan jiwa? Apalagi.

Sebagai kutu buku, cara saya belajar itu dengan mencari buku yang membahas topik itu. Hingga akhirnya saya menemukan buku berjudul Soulmates: Following Inner Guidance to the Relationship of Your Dreams tulisan Carolyn Godschild Miller.

soulmate buku pasangan jiwaKata soulmate itu buat saya menggambarkan kecocokan jiwa. Dalam tulisan ini, saya terjemahkan soulmate ini jadi pasangan jiwa. Berikut ini tulisan yang terinspirasi dari Miller. Isinya sama dengan  yang ada di buku tersebut, hanya saja saya sesuaikan agar selaras dengan nilai-nilai yang saya percayai.

Menciptakan kecocokan jiwa

Jika kamu ingin menciptakan hubungan pasangan jiwa yang saling mencintai tanpa syarat, bukankah masuk akal kalau kamu mengikuti jejak langkah orang-orang yang telah sukses melampaui hal ini?

Orang-orang yang telah mendapat “cinta yang sudah ditakdirkan” sangat memahami bahwa ada pilihan kritis yang menghasilkan konsekuensi logis. Walau hal ini tentu memang sudah Allah gariskan, namun manusia masih perlu berusaha. Mengapa? Karena manusia tidak akan tahu takdir seperti apa yang Allah gariskan sebelum takdir itu manusia alami.

Dua orang yang kelak menjadi pasangan jiwa mengambil keputusan tertentu dan langkah-langkah spesifik. Alhasil hubungan erat yang benar-benar memuaskan bisa terbukti di dalam hidup mereka.

Dalam menulis buku Soulmate, Miller menjadikannya hadiah bagi orang-orang yang menderita karena kekurangan cinta seperti yang dulu ia alami. Miller menyajikannya sebagai rasa syukur atas pernikahan pasangan jiwa yang sudah ia raih.

Tulisan ini disajikan dalam bentuk pengetahuan akan hubungan yang memenuhi. Tulisan yang diniatkan untuk menunjukkan bahwa hubungan yang memuaskan itu dapat dijangkau oleh siapa pun yang cukup menginginkannya sampai-sampai ia mau mengambil langkah-langkah yang ia butuhkan.

Ke depannya, kita akan menjelajahi pengalaman romantis mengagumkan dari orang-orang biasa. Kita akan mencari tahu cara orang-orang ini untuk merasa “Hubungan seperti inilah yang aku idam-idamkan selama ini.”

Banyak dari mereka dibimbing oleh suara hati bijak. Sebagian dari mereka menyebutnya petunjuk batin, ada yang menyebutnya nurani, ada juga yang menyebutnya intuisi. Saya pribadi menyebutnya ilham.

Apa pun caramu menyebutnya, faktanya adalah banyak pasangan jiwa yang benar-benar yakin kalau mereka tidak akan pernah bisa membuat hubungan mereka berhasil tanpanya.

Setiap manusia mendambakan hubungan erat yang benar-benar memuaskan dengan mendalam. Sang Pencipta memberikan kasih sayangnya dengan memberikan berbagai sarana agar kita berusaha untuk mencapai hubungan seperti itu.

marriagepeace.wordpress.com
marriagepeace.wordpress.com

Cinta adalah jawaban dari doa dari hati kita untuk pasangan jiwa kita. Cinta adalah sarana dari Sang Pencipta untuk menjadi guru. Guru yang mengajarkan dan membantu kita untuk terhubung dengan pasangan hidup yang ideal. Bukan hanya itu, cinta juga menciptakan hubungan yang menggembirakan kita, baik secara fisik maupun jiwa.

Namun, guru tak terlihat ini sangat jarang memberikan pesan yang tidak kita minta. Jadi, jika kita menginginkan petunjuk, kitalah yang harus memintanya. Selama kita memilih untuk menerapkan rencana kita sendiri menuju kebahagiaan romantis kita, guru di dalam diri kita ini akan menunjukkan caranya.

Bagaimanakah caranya? Untuk mendapatkan ilham, kita hanya perlu menunggu dan mengamati dalam diam yang penuh rasa menghormati. Bahkan seringkali kita tidak akan sadar kalau ilham itu ada di sana!

Akankah mengikuti contoh-contoh pasangan jiwa yang sudah sukses bisa membantumu menemukan pasangan yang ideal? Akankah mengikuti mereka bisa menciptakan hubungan yang selama ini kamu impi-impikan (namun kamu malu-malu untuk mengatakannya ke orang lain :p)?

Satu-satunya cara untuk menemukan jawaban dari 2 pertanyaan itu adalah: mencobanya lalu amati apa yang terjadi.

Miller telah membuktikan bahwa cara ini bekerja baginya dan juga suaminya. Cara ini juga telah berhasil untuk banyak pasangan suami istri. Oleh karena itu, selalu ada alasan untuk percaya kalau cara ini bisa berhasil juga untukmu.

Tidak perlu tunggu waktu lama lagi. Mengapa kau hamburkan waktumu untuk menunggu dan berharap akan cinta yang sejati, padahal kamu bisa melangkah ke jalan yang mendekatkanmu ke pasangan jiwamu seorang?

 

I remember Mama said, “You can’t hurry love. No, you’ll just have to wait.”

She said, “Love don’t come easy. Well, it’s a game of give and take”

You can’t hurry love. No, you’ll just have to wait.

Just trust in a good time. No matter how long it takes, now break!

Phil Collins, You Can’t Hurry Love

Berikut ini serial mencari pasangan jiwa:

Cerita Soulmate #1: Mencari Cinta di Tempat yang Salah

Cerita Soulmate #2: Mendengarkan Kata Pembimbing Suara Hati

Cerita Soulmate #3: Makna Mendengarkan Suara Hati

Cerita Soulmate #4: Cerita Cinta yang Harus Diakhiri

Cerita Soulmate #5: 5 Kunci Menuju Hubungan dengan Kecocokan Jiwa

Apa yang Menghalangimu dari Menemukan Pasangan Jiwa dalam Hidupmu?

Apa Itu Soulmate (Pasangan Jiwa)?

Bagaimana Ego Bisa Membuat Kita Menyalahartikan Cinta?

Dilema yang Kita Hadapi dalam Romantisme Cinta

Cerita Soulmate #6: Jodoh yang Sudah Ditakdirkan

Cerita Soulmate #7: Ketika Pembimbing Suara Hatiku Berkata Kalau Dialah Jodohku

Cerita Soulmate #8: Pertemuan Dua Hati

Cerita Soulmate #9: Memantapkan Hati untuk Menikah

Cerita Soulmate #10: Persiapan Hati untuk Menikah

Bagaimana Takdir Mempertemukanmu dengan Jodohmu? Dan Mengapa Egomu Justru Menghalanginya?

Tinggalkan komentar